News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imam Masjid Raya Sumbar Dipecat Sepihak, KNPI Sumbar: Pengurus Masjid Telah Zalim dan Tidak Netral

Masyarakat Sumatera Barat dihebohkan dengan kabar pemecatan Imam Masjid Raya Sumatera Barat Ustaz Albizar.
Jumat, 26 Mei 2023 - 21:58 WIB
Masjid Raya Sumatera Barat
Sumber :
  • Universitas Negeri Padang

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Sumatera Barat dihebohkan dengan kabar pemecatan Imam Masjid Raya Sumatera Barat Ustaz Albizar. 

Surat pemecatan yang dinilai sepihak itu pun, beredar di media sosial dan memunculkan polemik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam isi surat yang ditandatangani oleh pengurus harian Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) itu, tertulis jika sehubungan dengan selesainya kegiatan seleksi Imam harian Masjid Raya Sumatera Barat, maka terhitung sejak tanggal 19 Mei 2023 yang menjadi imam harian Masjid Raya Sumatera Barat adalah yang di SK-kan oleh pengurus Masjid Raya Sumatera Barat.

Ketua KNPI Sumatera Barat, Angga Azkardha, menilai pengurus Masjid Raya Sumbar telah membuat keputusan yang kontroversi dengan mengganti Imam Masjid Raya Sumatera Barat dengan sepihak tanpa menjelaskan kepada publik titik permasalahannya. Apalagi Imam yang baru ini juga terkait langsung dengan keluarga pengurus masjid. 

“Langkah nepotisme ini jelas sangat salah. Masjid Raya ini tidak milik keluarga tertentu, apalagi milik pengurus. Jika penunjukkan imam masjid berdasarkan kekeluargaan ini sudah ada upaya pengurus masjid membawa kepentingan umat menjadi kepentingan pengurus,” ujar Angga Jumat (26/5/2023).

Apalagi yang mengejutkannya di internal pengurus Masjid Raya Sumbar ada yang terafiliasi dengan partai politik tertentu. Jika itu memang terjadi ini tidak hanya salah, tetapi juga pelanggaran yang perlu diawasi karena telah membawa kepentingan parpol ke ranah masjid. Ini nantinya tidak hanya mendorong kecurigaan pihak lain dan menilai masjid raya sumbar tidak netral. Maka dari itu, Kami dari KNPI Sumbar meminta jangan ada unsur parpol dengan sadar mengotori keputusan mesjid dengan adanya kepentingan parpol di dalamnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pengurus masjid berani memecat Imam yang telah lama mengabdi, tentu juga sangat wajar ada pemecatan terhadap kader parpol yang juga menjadi bagian dari pengurus masjid. Publik harus melihat netralitas pengurus masjid kedepannya karena momentum pemilu juga dekat. Jika ini tidak diawasi maka bakal menghasilkan konflik kepentingan. 

“Di masjid itu jangan lagi lah bicara golongan, keluarga, dan parpol tertentu. Jika umat tahu persoalan ini maka bakal terjadi pengkotak-kotakan jamaah. Ini jelas tidak baik kedepannya untuk sekelas masjid raya Sumbar. Kami meminta pemprov segera evaluasi yg terjadi d internal mesjid raya," tutup Angga. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT