News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Beberkan Kronologis Penganiayaan Majikan Terhadap Dua ART di Lampung

Kedua orang tua kandung dari DDR (15) dan DW ( 23) Asisten Rumah Tangga (ART) yang kabur dari rumah majikan beberkan kronologis awal keberangkatan anaknya dan
Kamis, 25 Mei 2023 - 17:18 WIB
Dua ART menjadi korban penganiayaan majikan
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Pringsewu, tvOnenews.com - Kedua orang tua kandung dari DDR (15) dan DW ( 23) Asisten Rumah Tangga (ART) yang kabur dari rumah majikan beberkan kronologis awal keberangkatan anaknya dan harapkan pihak kepolisian mengungkap kasus penganiayaan.

Mustofa (47) Ayah kandung DDR saat ditemui disalah satu rumah di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung mengatakan awal mula anak ke 2 dari 3 bersaudara itu sebelum berangkat kerja.

Sewaktu dia mau berangkat kerja, dirinya sedang tidak di rumah. Jadi, ada salah satu tetangga desa datang ke rumah kebetulan anak saya tinggal bersama neneknya di Kabupaten Pesawaran Lampung.

"Diiming-imingi, katanya kerjanya enak. Kami penasaran. Kalau kamu mau kesitu aja," kata Mustofa, kepada tvOnenews.com, Kamis (25/5/2023).

Setelah itu, lanjut Mustofa, sudah ada 7 bulan anaknya itu tidak ada kabarnya ditempat kerjanya. Kakaknya sempat mencari keberadaraannya karena ketika ditelpon tidak pernah diangkat.

"Pas saya pulang dari perantauan. Saya hubungi dan telpon tidak diangkat. Kemudian majikannya marah, kata siapa anaknya tidak ada kabar. Ini anaknya sehat walafiat tinggal ama saya," jelas Mustofa.

Mustofa pun bersyukur jika anaknya dalam keadaaan sehat. Ia meminta majikan anaknya itu untuk menganggap anaknya seperti anak sendiri.

Dua bulan kemudian, Mustofa menghubungi anaknya karena kakaknya mau menikah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya telpon tidak diangkat dan saya kirim pesan lagi. Kemudian dibales maaf bapak, katanya saya nggak di rumah dan lagi di Jakarta," bebernya.

Setelah pulang ke rumah, Mustofa kemudian bertanya ke anaknya bahwa berada di Jakarta.

"Majikan saya ada kok sama saya. Katanya kalau enggak kayak gitu, saya langsung dipukul," ucapnya.

Mustofa berharap agar pihak kepolisian segera menangkap majikan yang telah menganiaya anaknya tersebut.

Hal serupa diungkapkan Suratno (56) ayah kandung dari DL. Suratno berharap kepada majikan anaknya itu untuk gajih anaknya itu di bayarkan.

"Gaji, hak anak saya dibayarkan. Masalah laporan ke pihak kepolisian diusut tuntas," ungkapnya.

Menurut Suratno, selama bekerja anaknya itu tidak pernah komunikasi sama keluarga dirumah.

Ia pun tidak menyangka atas kejadian penganiayaan itu. Setelah anaknya pulang baru mengetahui cerita anaknya selama bekerja mencari nafkah. Namun, saat bekerja mendapat perlakuan yang tidak manusiawi.

"Sedih, saya mohon maaf pada aparat penegak hukum untuk mengungkap semua atas perbuatan yang sudah melakukan penganiayaan terhadap anak saya," tutupnya.

Diketahui, dua orang ART berinisial DL (23) dan DDR (15) melaporkan majikanya ke Polresta Bandar Lampung karena telah melakukan penganiayaan terhadap keduanya.

DL dan DDR diketahui merupakan warga Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu dan warga Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Kedua mengaku sering dianiaya oleh majikannya, bahkan ditelanjangi dan direkam dengan ponsel. Majikannya tersebut kemudian mengancam menyebarkan video itu jika mereka berusaha lari.

Setelah tiba di rumah, seluruh barang bawaannya disita oleh majikan. Keduanya juga diminta mengganti pakaiannya dengan baju sobek-sobek yang sudah disediakan.

DL dan DDR berhasil kabur di waktu subuh pada pekan kemarin. Kedua kabur sebelum majikannya itu pindah rumah ke Jalan Nusantara, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. (puj/haa)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT