GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Video Diduga Anggota DPRD Tanggamus Ancam Kelompok Tani

Viral, Video Diduga Anggota DPRD Tanggamus Ancam Kelompok Tani
Senin, 22 Mei 2023 - 09:39 WIB
Tangkap Layar unggahan akun TikTok terkait dugaan ancaman oknum anggota DPRD kepada kelompok tani.
Sumber :
  • Tim tvOne / Pujiansyah

Tanggamus Lampung, tvOnenews.com - Sebuah video rekaman suara diduga seorang anggota DPRD Tanggamus yang mengancam kelompok tani mendadak viral di akun media sosial TikTok. Rekaman diduga pengancaman berdurasi sekitar dua menit diunggah akun TikTok @fuckbitch.


Dalam akun tersebut diungkapkan adanya dugaan penyelewengan dana alokasi khusus sebesar Rp 800 juta untuk budidaya lebah yang berlokasi di Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Di mana, dana tersebut dikoordinir oleh oknum anggota DPRD Tanggamus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Pada akun TikTok @fuckbitch ini diunggah enam video. Termasuk unggahan video soal petani yang mempertanyakan kejelasan sisa uang bantuan. Di mana, ada potongan 30 persen dari dana Rp 800 juta yang dikucurkan untuk bantuan budidaya lebah.



Dana tersebut juga diberikan untuk pihak lain. Tapi disebutkan bahwa anggaran yang diturunkan itu juga kembali dipotong. Sementara, ada tiga video yang diduga rekaman percakapan antara oknum anggota DPRD Tanggamus dengan kelompok tani.



Dalam rekaman tersebut, suara yang diduga anggota DPRD Tanggamus mempertanyakan tujuan kelompok tani membawa LSM. Suara tersebut menunjukkan kekesalan lantaran ada pihak yang mendatangi lokasi budidaya lebah.



Namun suara diduga kelompok tani ini menyatakan dirinya tidak membawa pihak manapun. Ia mengaku hanya mengantarkan pihak yang ingin mengetahui soal budidaya lebah tersebut.



Mendapat jawaban tersebut, suara diduga anggota DPRD Tanggamus ini mengeluarkan ucapan yang cukup kasar. Lebih lanjut suara diduga anggota dewan ini mengatakan, seharusnya kelompok tani menghindar.



Bukannya membawa pihak lain untuk melihat lokasi budidaya lebah tersebut.  Selain menyebut bodoh, sang anggota dewan menuduh kelompok tani menipunya lantaran melibatkan pihak lain seperti LSM. Bahkan penjelasan dari kelompok tani ini dibalas dengan perkataan yang cukup kasar.


Berikut ini adalah salah satu transkripsi video percakapan mereka:

Oknum DPRD : Kim!! (panggil nama yang bersangkutan)

Petani : Ya

Oknum DPRD : Kamu, bawa LSM segala macam ini maksudmu gimana?

Petani : Siapa yang bawa pak? Tadi dia datang sendiri. Kan aku tadi masih ditempat pak Topo.

Oknum DPRD : Lha kamu antar segala macem

Petani : Aku dimintai tolong buat nganterin

Oknum DPRD : Lha kenapa kok mau? Apa urusan nya? Goblok banget kamu.

Petani : Terus kan pengen ketemu ... (Omongannya dipotong oknum DPRD)

Oknum DPRD : Omongan mu menye menye, sebenere enek aku dengernya, nanti tak jerumusin malah tambah parah

Petani : Lah, saya kan anu pak

Oknum DPRD : Kamu itu sombong, tidak jelas, apa yang kamu banggakan? Ngelunjak banget, ita itu raimu ( songong banget muka mu), tak injek injek sekalian nanti

Petani : Saya kan dimintai tolong to pak

Oknum DPRD : Dimintai tolong kan harus e kamu menghindar segala macem kan

Petani : Saya sudah menghindar juga

Oknum DPRD : Apa urusannya? Goblok. Kurang ajar. Kamu bohongin aku

Petani : Bohongin gimana ya pak? Rincian nya ada semua.

Oknum DPRD : Rincian-rincian bisa dibuat, muka mu ASU (anjing) kamu!!

Petani : Pembuktian nya juga ada semua

Oknum DPRD : Pembuktian-pembuktian apa orang tiap hari tak survey, muka mu, aku gitu punya uang tidak seperti kamu. Kamu itu kebanyakan omong.

Petani : Lha saya, kebanyakan omong gimana lo pak?

Oknum DPRD : Lha kamu kebanyakan omong bawa LSM segala macem kan kurang ajar.

Petani : Saya ngga bawa pak, saya dimintai tolong

Oknum DPRD : Kamu masih ngeyel aja? Sudah kamu ngga usah kkm (audio tidak terdengar dengan jelas), minta hukum segala macem aku biarin aja kan, ngga usah cari cari masalah kamu. ASU kamu. Kurang ajar. Dibiarin ngelunjak. Terlanjur jengkel tak jerumusin kapok kamu. Rasain.

Petani : Lha saya yang tambah pusing to pak pak. Masalah ini saya yang (bicaranya dipotong oknum DPRD Lampung)

Oknum DPRD : Pusing muka mu yang pusing, buatan mu sendiri. Model mu sombong kesana sini gayamu.

Petani : Lha saya bilang apa lo pak?

Oknum DPRD : Kalo bilang bener ngapain pusing juga?

Petani : Saya kan dimintai tolong ya saya kasih keterangan yang apa ada nya.

Oknum DPRD : Sok-sokan ngasih keterangan, nganter LSM segala macem. Otak mu tidak mikir sama sekali.

Petani : Bukan saya.

Oknum DPRD : Ngomong iya iya aja.

Petani : Bukan saya sendiri itu kan.

Oknum DPRD : ASU (anjing) kamu!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(Puj/Fhr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT