News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Hanya Proyek Lampu Pocong, Bobby Nasution Minta Vendor Bongkar Bangku Suster Ngesot

Setelah dinyatakan proyek lampu pocong gagal, pemerintah Kota Medan minta pihak vendor segera membongkar lampu sekaligus proyek bangunan bangku suster ngesot.
Kamis, 11 Mei 2023 - 13:59 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution menggagalkan Proyek Lampu Pocong dan Bangku Suster Ngesot.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Ahmidal

Medan, tvOnenews.com  - Setelah dinyatakan proyek lampu pocong gagal, pemerintah Kota Medan minta pihak vendor segera membongkar lampu sekaligus proyek bangunan lainnya termasuk bangku yang disebut mirip suster ngesot.

Diketahui, proyek lampu pocong bukan lagi menjadi proyek Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan). Untuk itu Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution kembali mengimbau agar proyek gagal tersebut segera di bongkar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini harus dilakukan pembongkaran itu adalah pemilik dari bangunan itu sendiri, karena pemilik bangunan ini belum diserahkan kepada pemerintah kota Medan, silahkan bongkar sendiri,” kata Bobby, Rabu (10/05/2023).

Menantu Presiden Joko Widodo ini mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin ikut campur dalam pembongkaran bangunan proyek gagal tersebut. Menurutnya, pihak yang bertanggung jawab penuh adalah pihak vendor, karena itu ia tidak ingin menimbulkan perspektif negatif masyarakat terkait pembongkaran itu.

“Karena ada material di dalamnya, nanti dibilang kita nyuri, semennya, besinya. Di situ, yang bentuknya kayak pocong itu ambil balik, silahkan. Nanti dibilang kita yang curi pula jadi silahkan itu ambil sendiri bongkar sendiri , kalau bisa dijual lagi silahkan,” jelasnya.

Tidak hanya lampu pocong, Bobby juga mengatakan agar keseluruhan bangunan di bongkar termasuk bangku besi yang sudah berdiri di seputaran jalan Kota Medan.

“Semua, karena itu satu kesatuan, satu paket pekerjaanya,” katanya .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Bobby menjelaskan, bahwa pengerjaan lampu pocong sebenarnya sudah tahap akhir, namun karena pengerjaan banyak bermasalah ditambah keluhan masyarakat terkait penempatan dan jaraknya itu sehingga dibatalkan .

“Contohnya, lampunya pocongnya sudah dikerjakan tiba-tiba trotoarnya nyusul, jadi banyak yang hancur nah ini harusnya trotoarnya dulu,” ucapnya mencontohkan satu masalah yang ada di proyek tersebut. (ayr/lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT