News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Satgas PMK: 525 Ekor Sapi Asal NTT Tiba di Kepri

Ketua Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Adi Prihantara mengatakan, sebanyak 525 ekor sapi asal Nusa Tengggara Timur (NTT)
Rabu, 12 April 2023 - 14:58 WIB
Ketua Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Kepri, Adi Prihantara.
Sumber :
  • Antara

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Ketua Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Adi Prihantara mengatakan, sebanyak 525 ekor sapi asal Nusa Tengggara Timur (NTT) tiba di Kepri melalui pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Kabupaten Bintan.

"Sudah masuk hari ini menggunakan kapal kargo dengan menempuh perjalanan laut sekitar 8 hari," kata Adi Prihantara di Tanjungpinang, Rabu (12/4/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi mengatakan, jumlah 525 ekor sapi dari NTT tersebut di bawah usulan Satgas PMK Kepri yang sebanyak 600 ekor.

Hewan ternak itu diperlukan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi potong bagi masyarakat di Pulau Bintan (Tanjunginang-Bintan) pada saat bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri dan Idul Adha tahun 2023. "Kebutuhan daging sapi terbesar itu di hari raya Idul Adha," ujar dia.

Ia memastikan, sapi yang didatangkan dari luar NTT itu sudah mengantongi izin dan rekomendasi dari Satgas PMK nasional atau pemerintah pusat. Hal ini mengingat NTT berstatus zona hijau wabah PMK, begitu pula Pulau Bintan, Kepri.

Adi juga menjamin, ratusan ternak sapi yang baru masuk tersebut dalam keadaan sehat karena telah dikarantina selama 14 hari di NTT sebelum kemudian dikirim ke Kepri.

"Sampai di sini dikarantina lagi sekitar 14 hari di kandang-kandang milik peternak sapi. Lalu disuntik vaksin sebagai upaya mencegah berbagai penyakit berbahaya pada hewan ternak, seperti PMK," ujar Adi.

Sekdaprov Kepri itu pun mengakui saat ini pasokan ternak sapi di Kepri sangat terbatas, sehingga terpaksa dipasok dari daerah lain dengan catatan wilayah dimaksud zona hijau atau bebas PMK ternak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, menjaga ketersediaan ternak sapi di daerah sangat penting seiring tingginya permintaan masyarakat selama Ramadhan hingga hari raya Idul Adha mendatang. "Kepri masih ketergantungan ternak sapi dari provinsi lain, karena persediaan bibit sapi lokal yang masih sangat minim," ujarnya.

Adi memprediksi harga jual daging sapi segar ke depan naik dari biasanya dipicu adanya tambahan beban biaya akomodasi pengiriman bibit sapi dari luar daerah yang harus dikeluarkan oleh para pedagang atau peternak sapi lokal. (ant/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT