News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasukan Amal Saleh Padang Berhasil Tampung Dua Ribu Orang Tua Asuh, Mantap!

Pasukan Amal Saleh atau Paskas di Padang, Sumatera Barat hingga Ramadhan 1444 Hijriah ini telah kumpulkan 2000 orang tua asuh. Para donatur ini dirangkul dari
Selasa, 11 April 2023 - 17:10 WIB
Hingga Ramadhan, Paskas Padang tampung 2000 orangtua asuh
Sumber :
  • Tim TvOne/Wahyudi Agus

Padang, tvOnenews.com – Pasukan Amal Saleh atau Paskas di Padang, Sumatera Barat hingga Ramadhan 1444 Hijriah ini telah kumpulkan 2000 orang tua asuh. Para donatur ini dirangkul dari berbagai komunitas seperti perusahaan, kampus, organisasi sosal masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintahan hingga mahasiswa. Sistem yang dilakukan adalah melalui pemberian beras kualitas super untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu terutama pada santri penghafal Alqur’an.
 
“Menjaring orangtua asuh ini berasal dari berbagai lini, mereka berdonasi dengan hitungan seribu rupiah perhari dan dikumpulkan sebulan sekali dengan jumlah dua puluh lima ribu rupiah, nantinya dana yang terhimpun kita belikan beras kualitas super untuk anak-anak asuh kita,” ujar Jamaris selaku Kepala Divisi Relationship Paskas Padang.

Menurut Jamaris, jika sudah terdaftar dalam Paskas, maka para donatur akan terus memberikan donasinya setiap bulan dengan konsisten. Orangtua asuh bisa berdonasi sesuai jumlah minimal yang ditentukan (Rp25 Ribu / bulan) atau lebih. Selanjutnya, dana yang dibelikan beras kualitas terbaik ini diserahkan ke panti-panti asuhan dan para santri penghafal Alqur’an.

“Jika orang tua asuh ini memiliki kelebihan reski bisa saja berdonasi lebih dari itu, seperti bulan kemaren (Maret) terkumpul Rp 56 juta dan bulan sebelumnya (Februari) terkumpul Rp 87 juta, kami belikan beras dengan tonasenya sekitar 3,5 hingga 5,6 ton dengan jumlah santri dan penghafal Alquran yang kita santuni lebih dari dua ribu orang,” papar Jamaris lagi.
 
Paskas merupakan jembatan mediasi antara orang tua asuh yang berdonasi uang yang akan dibelikan ke beras dengan para santri penghafal Alquran yang berasal dari keluarga tidak mampu dan panti asuhan. Mereka terus bergerak mencari para donatur yang bersedia menjadi orangtua asuh. Selain fokus dalam mengembangkan pencarian donasi, anggota Pasukan Amal Saleh ini juga diberi pengajian rutin setiap hari.
 
“Intinya dalam Paskas ini kita mengajak orang untuk beramal soleh, jadi kita berinfaq kemudian kita belikan beras dan diberikan kepada para santri penghafal Alquran nanti beras itu ketika sudah dimakan dan menjadi darah daging, selagi dia terus menghafal Alquran tanpa kita sadari itu akan menjadi amal jariyah bagi kita walaupun nanti kita sudah tidak ada lagi,” harap Jamaris lagi.
 
Sementara Komandan Paskas Padang, Ulki Chandra menyebutkan, donasi yang diberikan tak lain untuk niatkan amalan mengalir kepada kedua orang tua, wasilah penggugur dosa masa lalu, menjadi wasilah mendapatkan ketenangan, kebahagiaan, keistiqomahan untuk terus beramal sholeh.
 
“Gerakan infaq beras ini adalah sebuah gerakan yang menghimpun dan menyalurkan beras dari para donatur (orang tua asuh) kepada yang berhak menerima seperti yatim piatu, dhuafa, Hafiz Qur'an dan fiiSabilillah,” ujarnya. Cukup dengan seribu sehari atau Rp 25.000/bulan (boleh lebih) maka ayah, bunda, abang, kakak sudah menjadi orangtua asuh, jelasnya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT