GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Permintaan "Alame" Oleh - Oleh Khas Lebaran Mandailing Natal Melonjak Drastis, Begini Cara Membuatnya

Mendekati Hari Raya Idul Fitri, permintaan "Alame" atau dodol khas Mandailing Natal (Madina) meningkat drastis. Setiap musim mudik, Alame selalu menjadi primado
Selasa, 11 April 2023 - 12:00 WIB
Alame atau dodol khas Mandailing Natal
Sumber :
  • Tim Tvone/Romulo

Mandailing Natal, tvOnenews.com - Mendekati Hari Raya Idul Fitri, permintaan "Alame" atau dodol khas Mandailing Natal (Madina) meningkat drastis. Setiap musim mudik, Alame selalu menjadi primadona karena bisa dibawa kemana saja tanpa khawatir akan rusak atau basi. Meski tanpa pengawet, penganan berbahan baku tepung ketan tersebut tahan hingga enam bulan.

Salah satu daerah pengrajin Alame di Kabupaten Madina terdapat di kelurahan Kota Siantar Panyabungan. Terdapat belasan pengrajin di daerah tersebut dengan mempekerjakan puluhan ibu ibu rumah tangga.
 
Jelang Lebaran, permintaan Alame terus meningkat memaksa para pengrajin lebih giat melakukan produksi.
 
Salah satu pengrajin Alame, Masitoh, mengungkapkan, setiap jelang lebaran, permintaan Alame terus meningkat karena banyak dipesan untuk keperluan oleh-oleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alame" Dodol Khas Mandailing Natal
 
"Jelang Lebaran semakin sibuk, dibantu tetangga. Biasanya produksi 80 hingga 100 bungkus, saat ini sudah 120 lebih. Masih terus meningkat, apalagi nanti sesudah sholat Idul Fitri, banyak yang minta yang baru, mudah-mudahan banyak yang mudik tahun ini,” harap Masitoh.
 
Masitoh menambahkan, Alame selalu menjadi oleh-oleh favorit bagi pemudik, selain makanan khas daerah Madina, penganan tersebut sangat cocok untuk dibawa perjalanan jauh karena tahan selama berbulan bulan.
 
"Dari dulu Alame selalu menjadi ciri khas daerah, biasanya sebuah keluarga besar akan membuat Alame jelang lebaran dengan maksud Alame tersebut akan diberikan bagi keluarga yang akan kembali ke perantauan atau dititipkan kepada keluarga yang tidak bisa mudik,” terang Masitoh.
 
Pada dasarnya, penganan tersebut hampir sama dengan dodol. Bahan baku utamanya adalah tepung ketan, gula aren dan santan.
 
Yang membedakannya adalah perlakuan saat memasak. Pembuatan Alame di Madina masih sangat tradisional yaitu masih menggunakan kayu bakar dan tungku.
 
Untuk memasak Alame tersebut dibutuhkan waktu sekitar tujuh jam. Hal ini membuat Alame bisa tahan hingga enam bulan meski tanpa pengawet.
 
Setelah campuran tepung ketan, gula merah (aren) dan santan mulai mendidih dan mengental, proses masaknya dilanjutkan dengan tanpa nyala api.
 
Proses pematang hanya menggunakan bara api seperti memanggang agar Alame tersebut matang secara sempurna dan tidak gosong.
 
Selama proses pematangan, adonan tersebut harus diaduk,bahkan hingga dua orang karena menjelang matang adonan semakin kental sehingga sulit untuk diaduk.
 
Adonan yang sudah mengental selanjutnya didinginkan dan kemudian dimasukkan kedalam kemasan yang terbuat dari anyaman pandan.
 
Rasa manis gula aren berpadu dengan aroma kemasan dari pandan menjadi cita rasa tersendiri Alame tersebut sehingga berbeda dengan dodol.
 
Saat ini sudah banyak masyarakat lebih memilih yang praktis dengan membeli dodol tersebut pada pengrajin. Untuk satu bungkus Alame dengan berat sekitar 250 gram dijual dengan harga Rp 10.000.(rsr/lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id di masjid atau lapangan, mana yang lebih utama? Ustaz Abdul Somad jelaskan perbedaan pandangan mazhab dan alasannya secara lengkap.
Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemain tersebut diizinkan klubnya untuk bergabung Timnas Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT