News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Magnitudo 6,4 yang Mengguncang Padang Sidempuan Sangat Terasa di Kabupaten Pasaman Barat Sumbar

Gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang Padang Sidempuan, Sumut, sangat terasa di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Senin (3/4/2023) malam.
Senin, 3 April 2023 - 23:10 WIB
Sejumlah pasien di RS Yarsi Simpang Empat, Pasaman Barat, Sumut, berhamburan keluar ruangan karena takut gempa susulan terjadi
Sumber :
  • Antara

Simpang Empat, tvOnenews.com - Gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang Padang Sidempuan, Sumut, sangat terasa di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, pada Senin (3/4/2023) malam sekitar pukul 21.59 WIB mengakibatkan masyarakat berhamburan keluar rumah takut dengan gempa susulan.

"Gempa bumi nya sangat terasa dan kami terpaksa membawa anak kami yang sedang dirawat di bangsal anak Rumah Sakit Yarsi," kata salah seorang keluarga pasien RS Yarsi Simpang Empat, Yanti (35), Senin (3/4/2023) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yanti gempa bumi sangat terasa kuat dan langsung melarikan anaknya Fatimah (1 tahun 2 bulan) yang tengah dirawat ke halaman rumah sakit tersebut.
 
Begitu juga yang dirasakan keluarga pasien lainnya Reni (35) yang terpaksa melarikan anaknya Nabila (10 bulan) ke luar ruangan karena takut dengan gempa susulan.
 
Pantauan di Rumah Sakit Yarsi, puluhan warga berhamburan dari rumah sakit saat gempa terjadi.
 
 
"Kami belum tau apakah tetap kembali masuk atau tetap di luar. Kami khawatir gempa susulan," katanya.
 
Warga lainnya di Kajai Kecamatan Talamau Hendi mengatakan gempa yang terjadi cukup kuat membuat warga lari keluar rumah.
 
"Belum ada laporan kerusakan rumah hingga saat ini, namun warga sementara waktu bertahan di luar rumah karena takut gempa susulan," katanya.
 
Sementara itu di sepanjang jalan Pasaman Baru Kecamatan Pasaman dan Kajai Kecamatan Talamau warga memilih berada di luar rumah karena takut gempa susulan.
 
Direktur RS Yarsi Meri Herliza mengatakan bahwa pasien yang di rawat di lantai tiga diminta untuk sementara keluar dahulu karena takut gempa susulan.
 
"Kita lihat perkembangan dan sementara pasien banyak di luar," katanya.
 
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Azhar mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data apakah ada kerusakan rumah atau tidak.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

"Anggota kita tetap standby dan memantau situasi. Kepada warga diharapkan tetap waspada dengan gempa susulan," katanya.

Data dari BMKG gempa yang terjadi berkekuatan 6,4 SR sekitar pukul 21.59 WIB lintang 0.86 LU, bujur 98.73 BT dengan kedalaman 102 kilometer di Padang Sidempuan Sumatera Utara dan tidak berpotensi tsunami. (ant)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT