News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Mahasiswa, Minta Gubernur Buat Jalur Khusus Angkutan Batubara

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Batanghari menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Tapa Malenggang, Kecamatan Muara Bulian, Jambi. Pada Senin (13/3/2023) sore
Selasa, 14 Maret 2023 - 10:05 WIB
Demo Mahasiswa, Minta Gubernur Buat Jalur Khusus Angkutan Batubara
Sumber :
  • Tim TvOne/Tarmizi

Batanghari, tvOnenews.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Batanghari menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Tapa Malenggang, Kecamatan Muara Bulian, Jambi. Pada Senin (13/3/2023) sore.

Dalam orasinya, ratusan mahasiswa ini membawa sejumlah bendera maupun atribut yang menolak keras truk angkutan batubara yang melintas di jalan nasional, terutama di Jalan Sudirman Muara Bulian, Batanghari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ratusan mahasiswa ini juga meminta agar Gubernur Jambi Al Haris memberikan pernyataan tentang perbaikan jalan di Kota Muara Bulian yang rusak akibat truk batubara.

Mahasiswa meminta gubernur Jambi mempertegas surat edaran tentang jadwal operasional batubara mulai dari mulut tambang. Menuntut agar tidak ada aktivitas dari jam 06.00 WIB pagi sampai dengan pukul 17.59 WIB walaupun truk dalam keadaan kosong.

Lintasan truk batubara dialihkan melalui simpang pete menuju tempino, Gubernur Jambi juga diminta hadir ke Kabupaten Batanghari untuk melihat kondisi jalan yang rusak. Serta mendesak gubernur untuk menyelesaikan jalur khusus truk angkutan batubara.

Hambali, selaku Koordinasi Lapangan (Korlap) aksi menilai gubernur Jambi tidak serius dalam menangani permasalahan angkutan truk batubara di jambi, sehingga membuat masyarakat menjadi resah.

"Tidak ada regulasi atau aturan yang pas, mulai dari plat nomor, muatan, jam operasional serta tidak adanya kebijakan yang sesuai dengan keadaan di Kabupaten Batanghari," ujarnya, Senin (13/3/2023).

Dirinya menilai Gubernur Jambi tidak bisa mencarikan solusi supaya truk batubara tidak lagi melintas di Kota Muara Bulian, padahal saat ini pemerintah Kabupaten Batanghari Tengah melakukan berbagai renovasi, untuk memperbaiki wajah ibu kota kabupaten.

"Memang banyak rakyat yang menggantungkan hidupnya dengan batu bara, namun disisi lain lebih banyak lagi masyarakat yang terdampak akibat batu bara ini," terang Hambali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahasiswa meminta agar pemerintah segera mencarikan solusi agar masyarakat tidak lagi terkena dampak macet. Dan yang paling utama, gubernur secepatnya membuatkan jalur khusus angkutan truk batubara.

Pantauan tvOnenews.com di lapangan, hingga waktu magrib tiba, ratusan mahasiswa ini akhirnya membubarkan diri. (TAR/LNO)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT