News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasangan Kekasih Mahasiswa Universitas Andalas Terduga Pelaku Pelecehan Selain Dinonaktifkan Juga Terancam ‘Drop Out’

Menindakanjuti kasus dugaan pelecehan seksual 12 mahasiswi yang para korbanya dilecehkan saat tertidur dengan cara difoto dan divideokan dalam adegan yang  tak senonoh dalam keadan tidak sadar.
Selasa, 7 Maret 2023 - 19:47 WIB
Universitas Andalas
Sumber :
  • Tim Tvone/Wahyudi

Padang, tvOnenews.com - Menindakanjuti kasus dugaan pelecehan seksual 12 mahasiswi yang para korbanya dilecehkan saat tertidur dengan cara difoto dan divideokan dalam adegan yang  tak senonoh dalam keadan tidak sadar.

Pasangan kekasih yang bertindak sebagai terduga pelaku pelecehan saat ini sudah dinonaktifkan. Sesuai aturan kampus, penonaktifan berlaku sampai 30 hari ke depan dan bisa saja diperpanjang jelang keluarnya hasil investigasi tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Andalas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Universitas Andalas Padang, Henmaidi, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/3/2023). Selain itu, penonaktifan kedua terduga pelaku bisa dihentikan setelah keluarnya hasil keputusan Satgas PPKS.

“Keduanya (terduga pelaku) sudah dinonktifkan, berdasarkan aturan sanksi ini akan berlangsung  hingga 30 hari ke depan dan bisa juga diperpanjang,” katanya.

"Jika belum selesai, penonaktifan bisa diperpanjang 30 hari ke depan lagi dan selama penonaktifan keduanya tidak bisa mengakses perkuliahan, serta tidak bisa mengakses portal kampus," paparnya.

"Selain itu, kami juga menunggu rekomendasi dari Satgas PPKS Unand. Bahkan, keputusan terberat yang bersangkutan bisa di  Drop Out dari kampus," tegas Henmaidi.

“Selain menunggu rekomendasi satgas PPKS, kita juga terus berkordinasi dengan pihak kepolisian yang juga menangani kasus ini, setidaknya para pelaku dan korban telah diperiksa, meski proses tersebut berjalan secara eksternal kampus,” tambah Henmaidi.

Selain proses tim Satgas PKKS berjalan, kasus ini juga masih ditangani kepolisian dan telah naik ke penyidikan. Bahkan. sampai saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi.

Selanjutnya, Henmaidi menyebutkan bahwa Unand secara terbuka telah dari awal mewaspadai kasus semacam ini dengan adanya pembentukan Satgas PPKS. Sehingga jika ada para mahasiswa mengalami kejadian serupa, Unand meminta agar segera melaporkan hal tersebut ke satgas yang telah dibentuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selain itu, kita juga telah melakukan pencegahan dari awal sejak kali pertama mahasiswa masuk kampus, dengan program pengenalan kampus terutama hal-hal yang menyangkut persoalan keasusilaan,” tegasnya lagi.

Seperti diketahui, kasus pelecehan ini mencuat setelah viral diupload akun Twitter @andalasfess. Pelecehan terjadi dengan cara sejoli saling kirim konten foto atau video hasil rekaman saat kedua mahasiswa ini menginap di kos temannya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT