News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertahun-tahun, Jalan Alternatif ke Kawasan Industri Medan Rusak Parah 

Akses jalan alternatif menuju Kawasan Industri Medan (KIM) sudah bertahun-tahun butuh perhatian Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Hampir 500 meter ruas jalan Pla
Sabtu, 4 Maret 2023 - 17:24 WIB
Pengendara motor menghindari genangan air
Sumber :
  • Tim Tvone/ Martinus Sitorus

Medan, tvOnenews.com - Akses jalan alternatif menuju Kawasan Industri Medan (KIM) sudah bertahun-tahun butuh perhatian Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Hampir 500 meter ruas jalan Platina 1, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli rusak parah. Saat musim hujan tiba, kondisi jalan mirip kolam renang atau kubangan kerbau. Saat matahari terik, debu akan berterbangan memasuki rumah-rumah dan warung warga. 

Kondisi tersebut belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan dan kerap menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh. Setiap harinya, seribuan pengendara bermotor melintasi Jalan Platina 1 untuk melaksanakan aktivitas rutin, apalagi jalan tersebut merupakan jalur alternatif untuk menuju ke Kawasan Industri Medan (KIM). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain ruas jalan rusak, saluran drainase di sisi kiri dan kanan jalan juga tidak berfungsi. Ironisnya lagi, dari jalan rusak menuju Simpang Dobi, Jalan Komodor Yos Sudarso, sudah siap diperbaiki lewat pengaspalan beton.

Salah seorang warga bernama Hasan (45), Sabtu (4/3/2023) menuturkan, jalan rusak menuju kawasan KIM belum mendapat perhatian atau perbaikan dari instansi terkait.

"Sudah bertahun-tahun, Jalan Platina 1 arah menuju Kawasan Industri Medan (KIM) rusak parah. Bahkan, saat musim hujan selalu digenangi air dan laksana kolam renang. Banyak pengendara kendaraan bermotor yang terjebak dan sepeda motor terjatuh," sebut Hasan.

Dijelaskan Hasan, saat musim kemarau, debu-debu berterbangan memasuki rumah warga dan warung-warung yang ada di sepanjang jalan tersebut. "Ironisnya, dari jalan rusak menuju Simpang Dobi, Jalan KL Yos Sudarso, kondisinya sudah mulus dan beraspal beton. Jadi, sepertinya pengaspalan beton tidak menyeluruh dari Simpang Dobi menuju kawasan KIM 1," sebut Hasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga lainnya bernama Maksum (55) menambahkan, kerusakan jalan raya tersebut juga disebabkan banyaknya truk bertonase tinggi yang beroperasi di kawasan tersebut. Apalagi di kawasan tersebut banyak lokasi pergudangan dan depo truk.

Oleh sebab itu, warga berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang rusak, sebelum warga melakukan aksi demo atau unjuk rasa ke Kantor Camat Medan Deli. (mss/wna) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT