GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Ramadan Petugas Lakukan Sidak di Pasar Gading Rejo, Harga Sembako Fluktuasi

Tim gabungan TNI, Polri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pringsewu Lampung, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Gading Rejo
Jumat, 24 Februari 2023 - 17:43 WIB
Petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Gading Rejo.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Pringsewu, tvOnenews.com - Tim gabungan TNI, Polri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pringsewu Lampung, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Sidak kali ini untuk memantau kestabilan harga bahan pokok di pasar tradisional. Harga bahan pokok seperti beras yang sebelumnya mengalami kenaikan, namun kini mengalami penurunan. "Komoditi beras beberapa hari yang lalu alami kenaikan namun kini sudah standar harganya," kata Malian Ayub, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Pringsewu, Jumat (24/2/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain harga beras, harga minyak goreng bersubsidi jenis curah dijual di pasaran dengan harga Rp15.000 per kilogram. Kemudian minyak goreng kemasan bersubsidi dijual di pasaran dengan harga Rp15.500. Namun, minyak goreng kemasan bersubsidi tidak beredar di pasaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan, pemerintah Kabupaten Pringsewu akan mengadakan operasi pasar murah. "Pemerintah daerah ada kegiatan menjelang Ramadhan ada operasi pasar murah khusus untuk beras dan minyak goreng. Itu merupakan antisipasi untuk lonjakan harga jelang Ramadhan," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Pringsewu Lampung, AKBP Rio Cahyowidi, mengimbau kepada para pedagang agar tidak melakukan pengoplosan beras. Karena, pihak kepolisian akan menerjunkan anggotanya untuk memantau di pasar-pasar dan akan selalu mengingatkan, karena itu merupakan tindak pidana.

"Ini harus disikapi. Jangan mengambil kesempatan, kurang lebih satu bulan ini tentunya masyarakat sangat membutuhkan sembako, jangan memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi karena akan kami tindak tegas," tegasnya.

Pihaknya pun akan terus melakukan pemantauan dan bersinergi dengan pemerintah daerah dan TNI akan terus melakukan sidak untuk mengingatkan pedagang untuk menyesuaikan harga, tidak semena-mena dan tidak menimbun bahan pokok. Terkait tidak beredarnya minyak goreng kemasan bersubsidi di pasaran, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan apabila ada penimbunan maka akan diproses secara hukum. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT