News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Rob Kembali Merendam Ratusan Rumah Tiga Kecamatan di Pesisir Belawan Medan

BMKG mencatat banjir rob setinggi 2,4 meter kembali merendam ratusan rumah tiga kecamatan di Pesisi Belawan, Kota Medan Sumatera Utara pada Kamis (23/2/2023).
Jumat, 24 Februari 2023 - 01:52 WIB
Banjir Rob di Medan
Sumber :
  • Martinus Sitorus Picit

Medan, tvOnenews.com - Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika Maritim Belawan gencar keluarkan peringatan dini banjir rob mencapai setinggi 2,4 meter di Belawan yang kembali merendam ratusan rumah tiga kecamatan di pesisir Belawan, Kota Medan. 

Peringatan dini terkait potensi banjir rob di pesisir Belawan ditegaskan oleh Kepala Analisa dan Pengolahan Data BMKG Belawan, Budi Santoso pada Kamis (23/2/2023) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kelompok Analisa Dan Pengolaham Data Stasiun BMKG Belawan, Budi Santoso mengatakan, banjir rob  terjadi pada tanggal 19 hingga 26 Februari 2023 dengan ketinggian maksimum air mencapai 2,3 meter hingga 2,6 meter dari sudut terendah,merendam rumah warga di tiga kecamatan di pesisir seperti Medan Marelan,Medan Labuhan dan terparah di Medan Belawan.

Air akan merendam di tiga kelurahan seperti Bagan Deli, Belawan Bahagia dan Belawan sicanang, agar masyarakat dan khusus nya para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca di laut seperti gelombang tinggi dan juga potensi akan banjir rob dan selalu memperhatikan update cuaca dan potensi banjir rob yang di berikan BMKG Belawan.

tvonenews

Kawasan yang terendam banjir rob di tiga kecamatan seperti Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan, hampir merendam ratusan rumah warga di kawasan pesisir Belawan,Sumatera Utara.

Budi Santoso menambahkan, banjir rob atau meluapnya air laut yang merendam rumah warga hingga menganggu aktivitas warga,yang berada di daratan rendah di pesisir pantai Belawan dengan cepat menjadi lautan terendam air laut.

Salah satu warga Belawan Bahagia Erwin mengatakan, fenomena alam yang biasa disebut pasang air laut dengan ketinggian 30 hingga 50 centi meter, kerap terjadi dua kali dalam sebulan tak bisa diprediksi sudah terjadi empat hari,terjadi pada pukul 14.00 wib hingga 17.00 wib serta pada dini hari pukul 01.00 wib hingga 04.00 wib akan menganggu aktivitas warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski warga belum sempat mengunggsi karena air akan kembali surut selama tiga jam ini, di prediksi akan kembali terjadi pada awal bulan ramadhan nanti., ungkap Firman. (mss/ade)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT