News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Childfree Pilihan Pribadi Pasangan, Begini Kata Psikolog Klinis

Tidak ada yang salah dengan konsep childfree. Setiap pasangan memiliki pilihan masing-masing dalam hidupnya. Keputusan untuk tidak memiliki anak atau childfree banyak pertimbangan, mulai dari biaya hidup hingga biaya pendidikan yang mahal di tengah resesi saat ini.
Jumat, 17 Februari 2023 - 18:17 WIB
Ilustrasi pasangan tanpa momongan
Sumber :
  • Tim TvOne/Istimewa

Medan, Sumatera Utara - Tidak ada yang salah dengan konsep childfree. Setiap pasangan memiliki pilihan masing-masing dalam hidupnya. Keputusan untuk tidak memiliki anak atau childfree banyak pertimbangan, mulai dari biaya hidup hingga biaya pendidikan yang mahal di tengah resesi saat ini.

Psikolog Klinis, Yenni Merdeka Sakti, menjelaskan, childfree adalah keputusan personal, bukan karena ikut tren. Jika dilihat dengan setiap keputusan itu bisa lebih baik. Namun, dilihat by case, ada orang yang punya luka dan tidak siap untuk memiliki anak. "Childfree itukan sangat personal. Itu keputusan pribadi dan bisa juga bersama pasangannya," jelasnya, Jumat (17/2/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yenni juga mengatakan, pilihan untuk childfree harusnya lebih personal. Bisa juga dengan memilih untuk mengurus anak-anak yang sudah ada. "Bisa dilakukan mengurus anak-anak yang sudah ada tanpa menambah populasi," ujarnya lagi.

Apapun pilihan yang diambil maka harus bisa saling menghargai satu sama lain. "Berapa orang yang sudah berjuang, yang usaha untuk punya bayi tabung. Saling menghargai aja," jelasnya.

Fitrahnya, perempuan ketika sudah menikah maka berpotensi untuk punya anak. Pada awalnya, semua perempuan tidak siap menjadi ibu. Namun, karena proses kehamilan, maka tumbuh rasa naluri keibuan dengan sendirinya.

"Hamil itu sebenarnya proses pendidikan, menumbuhkan rasa naluri keibuan. Makanya itu ada sembilan bulan itu untuk belajar, pada awalnya semua wanita tidak siap menjadi ibu. Sekarang tergantung orangnya, nih. Mau belajar atau gak, untuk dia mempersiapkan jadi ibu atau gak," pungkas Yenni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melnjutkan, proses menjadi ibu, bukan lah proses yang mudah. Posisi ibu saat punya anak kecil dan remaja itu berbeda. “Jadi ibu itu, belajar sepanjang usia hingga akhir hayat,” ucapnya. 

Meskipun begitu, keputusan tak memiliki anak masih dinilai tabu di mata masyarakat Indonesia. Ada beberapa faktor mengapa pasangan memilih untuk childfree, diantaranya, faktor lingkungan, masalah kesehatan, masalah financial, fokus berkarier, dan adanya keinginan berduaan. (sgh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT