GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Akses Kendaraan, Jenazah Ditandu Sejauh 25 Kilometer

Jenazah seorang warga terpaksa ditandu sejauh 25 kilo meter karena tidak ada akses jalan untuk kendaraan roda empat dari Desa Taan menuju Desa Bela Kopeang, Kacamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Namun, Kades Taan, Rahmat Kasim mengatakan warga yang ditandu tersebut bukan warga Desa Taan.
Kamis, 17 November 2022 - 11:34 WIB
Jenasah seorang warga terpaksa ditandu sejauh 25 kilo meter karena tidak ada akses jalan untuk kendaraan roda empat dari Desa Taan menuju Desa Bela Kopeang, Kacamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat
Sumber :
  • Tim Tvone - Gusni Kardi

Mamuju, Sulawesi Barat - Jenazah seorang warga terpaksa ditandu sejauh 25 kilo meter karena tidak ada akses jalan untuk kendaraan roda empat dari Desa Taan menuju Desa Bela Kopeang, Kacamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Namun, Kades Taan, Rahmat Kasim mengatakan warga yang ditandu tersebut bukan warga Desa Taan.

"Informasi mayat ditandu tetsebut dari warga Desa Bela Kopeang.  Pihak Pemerintah Desa Taan hanya mendapatkan informasi dari warga," kata Rahmat Kasim pada wartawan, Kamis (17/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Desa Bela Kopeang, Ansar,  di akun Facebook mengatakan, mayat ditandu menuju Desa Bala Kopeang dari Desa Taan untuk yang kesekian kalinya.

"Kejadian seperti ini berulang-ulang terjadi namun pemerintah belum juga membangun jalan desa. Saat ini warga desa hanya bisa pasrah meratapi nasib mereka," kata Ansar dalam akun Facebooknya.

Ironisnya lagi pembukaan jalan dari Desa Taan menuju Desa Bala Kopeang dibuka pada tahun 1999 hingga saat ini belum pernah dilanjutkan akibat tidak ada anggaran untuk melanjutkan pembangunan jalan desa tersebut. 

Jenazah warga yang ditandu tersebut meninggal karena sakit, diduga akibat tidak ada akses jalan menuju kerumahnya dan jalan tidak bisa dilalui kendaraan dan akhirnya jenazah tersebut terpaksa ditandu.

Jenazah ditandu menggunakan kain sarung. Untuk menandu jenasah  ke rumah duka membutuhkan waktu sekitar 12 jam. (gki/ask)

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT