News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Geger! Mahasiswi Unhas Ditemukan Gantung Diri Diduga Gegara Stres Tugas Kuliah Numpuk

Bikin geger, Seorang mahasiswi Unhas ditemukan gantung diri diduga gegara stres tugas kuliah numpuk, tak hanya itu, ada kegiatan pengkaderan kampus diikuti,
Selasa, 15 November 2022 - 08:01 WIB
Ilustrasi bunuh diri,
Sumber :
  • U-report

Makassar, Sulawesi Selatan - Bikin geger,  seorang mahasiswi Unhas ditemukan gantung diri diduga gegara stres tugas kuliah numpuk dan kegiatan kampus yang padat, Selasa (15/11/2022).

Kegiatan pangkaderan dan tugas-tugas perkuliahan acapkali membuat mental seorang mahasiswa baru cukup down dan shock.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bikin Geger! Mahasiswi Unhas Ditemukan Gantung Diri Diduga Gegara Stres Tugas Kuliah Numpuk.

Ilustrasi kantong jenazah. (ANTARA).

Geger seorang mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) ditemukan tewas gantung diri di rumah kosong di Makassar, Sulawesi Selantan (Sulsel). Aksi itu dilakukan pada Senin, 14 November dini hari tadi. 

Menurut informasi, mahasiswi yang tewas gantung diri itu inisial FR berusia 18 tahun. Dia merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unhas jurusan Bahasa Mandarin asal Toraja, Sulsel.

Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, AKP Nurtjahyana mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh rekannya di sebuah kamar mandi rumah yang tak berpenghuni. 

"Benar, korban inisial FR ditemukan gantung diri di kamar mandi sebuah rumah kosong yang berada di belakang rumahnya," kata Nurtjahyana dalam keterangannya, Senin, 14 November 2022.

Dia menjelaskan korban diduga kuat nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri karena stres. Korban stres karena banyak tugas kampus yang menumpuk dan kegiatan yang padat.  

Hal ini ditambah, korban juga sempat mengeluh sakit dan lemas.

"Dari keterangan saksi bahwa korban sebelumnya sakit mengeluh lemas serta mengeluhkan banyaknya kegiatan kampus atau pengaderan yang harus diikuti oleh korban. Karena infonya korban ini masih mahasiswa baru," jelasnya. 

Nurtjahyana menyebut korban pertama kali ditemukan gantung diri oleh teman sekampusnya. Mereka sempat cari korban karena sudah beberapa hari tak kelihatan. Adapun mereka sedang dalam proses pengkaderan di kampusnya.

Ilustrasi bunuh diri. (U-report).

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh temannya. Mereka sempat mencari korban karena tidak pernah keliahatan di pengkaderan kampus.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya dicari tidak didapat pas dicari sekitar belakang rumahnya akhirnya korban ditemukan dalam posisi gantung diri di sebuah rumah kosong dan kondisi korban sudah meninggal," jelasnya. 

Saat ini, korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. (viva/ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT