News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Dusun di Desa Punaga Takalar Diterjang Abrasi, Puluhan Makam Hilang hingga Tulang Belulang Berserakan di Pantai

Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, diterjang abrasi pantai. Selain nyaris memutuskan jalan raya, abrasi pantai ini juga merusak sejumlah makam atau pekuburan warga Desa Punaga.
Jumat, 23 September 2022 - 10:18 WIB
Tulang Manusia di bibir pantai Dusun Punaga, Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berserakan, puluhan makam rusak dan hilang akibat diterjang abrasi pantai.
Sumber :
  • Tim Tvone-Idris Tajannang

Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan - Dua dusun di Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, diterjang abrasi pantai. Selain nyaris memutuskan jalan raya, abrasi pantai ini juga merusak sejumlah makam atau pekuburan warga Desa Punaga.

"Puluhan tulang belulang manusia kita jumpai tadi di bibir pantai ini, mulai dari tulang bagian kaki, tulang rusuk, hingga tengkorak bagian kepala secara utuh terlihat berserakan," ungkap M. Syarifuddin Sore, Kepala Desa Punaga saat meninjau lokasi Abrasi, Jumat (23/09/22).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan di lokasi, sudah puluhan makam hilang, bahkan sejumlah tulang-tulang manusia seperti tulang pada bagian kaki, tulang rusuk hingga tengkorak kepala terlihat berserakan. 

"Terkait dengan tulang manusia yang berserakan di bibir pantai ini, sudah banyak makam atau kuburan yang hilang akibat terdampak abrasi," sambungnya.

Lanjutnya, M. Syarifuddin Dg Sore mengatakan jika abrasi pantai yang terjadi di Dusun Punaga, Desa Punaga, Kecamatan Mangara Bombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ini sudah sangat memprihatikan.

"Ini sudah sangat memprihatikan, kalau kita lihat dulu daratan masih jauh ke luar, sejak diterjang abrasi pantai sudah ada 40 meter daratan di bibir pantai ini hilang," ungkapnya 

Empat tahun lalu kata Kepala Desa Punaga, abrasi pantai menghilangkan 3 sampai 4 meter, namun satu tahun terakhir ini, justru lebih parah, 5 sampai 7 meter daratan hilang akibat terjangan ombak abrasi pantai.

Terkait dampak abrasi tersebut, kepala desa menjelaskan jika ada dua dusun yang terdampak abrasi. Mulai dari Dusun Punaga hingga ke Dusun Malelaya.

"Kalau diperkirakan, dampak abrasi sepanjang bibir pantai ini kurang lebih 4 kilometer," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Desa Punaga berharap mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat (kementerian terkait) bisa segera turun tangan untuk membantu agar abrasi pantai di desanya tidak berdampak lebih parah.

"Saya berharap pemerintah Kabupaten Takalar, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga kementerian terkait bisa memberikan bantuan berupa pembangunan tanggul penahan ombak, agar abrasi pantai tidak berdampak parah," tutupnya.(Itg/Ask)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT