News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enam Korban Bentrokan Pengantar Jenazah vs Massa di Perbatasan Makassar Maros masih dirawat di RSU Daya

Pengantar jenazah yang melintas di Jln Perintis Kemerdekaan terlibat bentrok dengan warga disekitar menggunakan batu dan anak panah. Enam orang dirawat di RSU.
Rabu, 22 Juni 2022 - 04:11 WIB
Korban bentrokan antara pengantar jenazah vs massa warga
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Viral video pengantar jenazah di kota Makassar, terlibat bentrok dengan warga. Peristiwa terjadi pada Senin malam (20/6/2022), bentrokan menyebabkan 5 pengantar jenazah alami luka serius tertancap anak panah di sejumlah tubuhnya. Sementara Satu korban lagi mengalami luka memar. hingga kini mereka masih dirawat di Rumah Sakit Daya Makassar. Polisi juga hingga kini masih menyelidiki penyebab bentrokan. Diketahui, Ditlantas Polda Sulsel, sebelumnya memberikan jaminan dalam pengantaran jenazah guna menghindari bentrokan dengan warga.  

Dalam rekaman video viral tersebut, tampak rombongan pengantar jenazah yang melintas di jalan Perintis Kemerdekaan terlibat saling serang menggunakan batu dan anak panah dengan warga setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto : Cuplikan layar video tawuran pengantar jenazah vs warga perbatasan Maros - Makassar.

Rombongan pengantar jenazah itu rencananya akan menuju Kabupaten Tanah Toraja. Namun tiba tiba dalam perjalanan dihadang ratusan warga di wilayah perbatasan Maros dan Makassar. Bahkan mobil Ambulance yang membawa Jenazah tak luput dari serangan massa, serta salah satu warga yang merekam peristiwa tawuran itu juga ikut diserang oleh massa.

Akibat bentrokan, lima pengantar jenazah mengalami luka serius tertancap anak panah, sementara satu warga mengalami luka memar di wajah terkena hantaman benda tumpul. 

Belum diketahui pasti penyebab bentrokan antara rombongan pengantar Jenazah dengan warga.

Diduga bentrokan ini buntut dari balas dendam, karena beberapa hari sebelumnya, warga di lokasi itu, sering mendapat serangan dari rombongan pengantar Jenazah yang melintas.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhap pelaku bentrokan serta mencari motif tawuran ysng terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal DitLantas Polda Sulsel telah memberikan jaminan untuk mengawal pengantar jenazah karena seringnya terlibat bentrok dan pengrusakan terhadap pengendara lain.

Kejadian serupa pernah terjadi pada Januari 2022, videonya viral ketika pengantar jenazah terlibat beragam tindakan anarkis terhadap pengendara lainnya. Polisi pun mengeluarkan himbauan untuk menghubungi Satlantas jika ingin mendapat pengawalan secara gratis dari polisi. ( RSU / MTR )

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT