News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update 7 Janin, Polisi Akan Periksa Kejiwaan Kedua Tersangka Aborsi 7 Janin

Pengakuan tersangka aborsi 7 janin, NM (29) dan SM(30) bahwa ketujuh janin tersebut adalah a janinnya, memaksa polisi akan memeriksa kejiwaan kedua tersangka.
Jumat, 10 Juni 2022 - 01:53 WIB
Foto tersangka perempuan N-M dan pacarnya lelaki S-M
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Pasca penetapan Dua tersangka dari temuan 7 jenazah janin di sebuah indekost di Kota Makassar. Polisi akan memeriksa kejiwaan kedua tersangka di rumah sakit Polri Bhayangkara, Kota Makassar. Sementara sambil menunggu kedatangan tersangka perempuan, Polisi merilis foto kedua tersangka. 

" Ya.. sementara ini begitu tiba kita periksa dengan cepat karena besok pagi kita coba untuk periksa kejiwaannya ke ahli psikiater di dokkes Polri di Polda SulSel, kedua duanya kita periksa untuk mengetahui kok sampai 7 kali tega teganya menggugurkan mengaborsi anak sendiri," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP. Reonald ST Simanjuntak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemungkinan untuk mengetahui apakah benar ke 7 janin tersebut berasal dari hubungan dari kedua pelaku tersebut. Untuk yang perempuan itu 29 tahun, untuk tersangka laki laki 30 tahun, inisial laki laki itu SM. Jadi ketika pertama kali melakukan aborsi umur perempuan tersebut sekitar umur 19-20 Tahun.

Kalau sampai saat ini dia masih mengakui tujuh tujuh nya adalah anak dari hasil hubungan pelaku perempuan dan pelaku laki laki, untuk indikasi aborsi lainnya sementara belum ada tapi kita tidak menutup kemungkinan nanti tergantung keterangan dari kedua pelaku tersebut.

" 2017 tetakhir melakukan aborsi, jadi bayi bayi janin ini di bawah box box itu, setiap berpindah pindah kos dari tahun 2012, 2017 sampai 2021," tambah Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP. Reonald ST Simanjuntak.

Sebelumnya, Aparat Kepolisian Polrestabes Kota Makassar merilis foto Kedua tersangka penemuan 7 jenazah bayi di dalam Box yang terjadi di salah satu kamar indekos di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis Malam Tadi (9/6/2022). Kedua tersangka adalah pasangan kekasih ini, selanjutnya akan diperiksa kejiwaan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar pada Jum'at pagi (10/6/2022). 

Hingga Kamis malam (9/6/2022), Satu tersangka laki laki inisial S-M (30) sudah tiba di Kantor Polrestabes Makassar, dijalan Ahmad Yani, Kota Makassar, selanjutnya langsung menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Satreskrim Polrestabes makassar. Sementara tersangka perempuan inisial N-M (29), masih dalam perjalanan darat dari lokasi penangkapan di Konawe, Sulawesi Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya usai dilakukan tes kejiwaan, Polisi juga akan melakukan tes DNA terhadap kedua tersangka, hal ini dilakukan untuk membuktikan, apakah ke 7 janin bayi yang telah dilakukan tes DNA oleh Tim Forensik dan Kesehatan Biddokkes Polda SulSel sebelum di kebumikan pada kamis malam (8/6/2022) kemarin, cocok dengan DNA kedua pasangan kekasih ini.

Terungkapnya dugaan tindak aborsi ini, berawal dari pemilik Kos, yang hendak membersihkan salah satu kamar yang telah ditinggal selama Enam Bulan oleh penghuninya yang merupakan seorang perempuan. Namun saat akan memindahkan sejumlah barang pemilik Kos curiga dengan bau tidak sedap yang keluar dari sebuah kardus. Lantaran khawatir ia pun memanggil ketua RT dan juga Polisi untuk menyelidiki isi didalam kardus tersebut. ( RSU / MTR )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT