News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membedah Risiko Liputan Lingkungan, FGD IJTI Sulsel Jadi Ruang Diskusi Jurnalis

Diskusi ini menghadirkan jurnalis, organisasi lingkungan untuk membahas risiko yang dihadapi jurnalis, khususnya dalam peliputan isu lingkungan.
Jumat, 27 Februari 2026 - 20:31 WIB
FGD Bedah Perlindungan Hukum dan Resiko Jurnalis Dalam Peliputan Lingkungan
Sumber :
  • Abdullah Daeng Sirua

Makassar, tvOnenews.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggandeng Walhi Sulsel menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema perlindungan hukum dan tantangan jurnalis dalam peliputan isu lingkungan hidup digelar di Cafe Lorong, Jalan Salemba, Makassar, Kamis (26/2/2026).

Ketua IJTI Pengda Sulsel, Andi Mohammad Sardi menilai FGD ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi jurnalis. Khususnya, dalam menghadapi dinamika peliputan isu lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini penting untuk memperkuat solidaritas dan kapasitas jurnalis. Isu lingkungan bukan isu biasa, dampaknya luas dan menyangkut kepentingan publik. Karena itu, kerja-kerja kolaboratif harus diperkuat,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen IJTI Sulsel untuk mendorong peliputan kolaboratif isu lingkungan di daerah.

"Harapannya, liputan tidak hanya berhenti di pemberitaan, tapi juga berdampak pada perubahan kebijakan,” pungkasnya.

Direktur LBH Pers Makassar, Fajriani Langgeng, mengungkapkan dalam banyak kasus lingkungan, terdapat aktor-aktor kuat yang terlibat.

“Karena pengalaman untuk memetakan aktor itu kan sebenarnya perusahaan, kemudian ada keterlibatan aparat penegak hukum, kemudian pemerintah juga kelihatan pergerakan kebijakannya,” ujarnya.

Ia menyoroti tantangan jurnalis dalam konteks KUHAP baru, khususnya terkait hukum acara penangkapan dan penahanan.

“Nah, menurut LBH Pers, jurnalis yang khusus melakukan liputan investigasi harus lebih memitigasi kondisi-kondisi terburuk yang akan terjadi di lapangan. Seperti KUHAP baru ini mengatur penjemputan paksa tanpa melakukan proses klarifikasi dan seterusnya,” jelasnya.

Padahal, lanjutnya, dalam mekanisme penyelesaian sengketa pers sebelumnya, proses klarifikasi lebih diutamakan melalui koordinasi dengan Dewan Pers.

“Di mekanisme sebelumnya itu mengedepankan klarifikasi dulu. Ada koordinasi dengan Dewan Pers dan lembaga-lembaga terkait,” katanya.

Terkait peran perusahaan, Fajriani menegaskan bahwa akses informasi yang transparan menjadi kunci.

“Perusahaan karena ada kepentingan publik maka sebaiknya informasi untuk publik itu diberikan secara transparan. Fungsi jurnalis itu mengembangkan amanah kerja-kerja perlindungan kemanusiaan, jadi jangan dilihat personalnya saja. Ada hal yang lebih besar yang diemban seorang jurnalis,” tegasnya.

Ia juga menilai tantangan jurnalis di era digital semakin kompleks, khususnya dalam peliputan isu tambang dan lingkungan.

“Tantangannya tentu lebih besar. Tapi saya yakin teman-teman yang punya semangat dan progres yang baik ke depan bisa memberikan penguatan perspektif. Melihat isu tambang itu tidak holistik saja, ada konflik perempuan, konflik anak, konflik biota, ada hal yang lebih besar harus diungkap demi kepentingan publik, tidak hanya fokus pada kebijakan,” paparnya.

Sementara itu, Fasilitator FGD, Asram Jaya, memaparkan sejumlah hambatan struktural yang dihadapi jurnalis dalam meliput lingkungan.

Ia menyebut akses data dan informasi, politik redaksional, hingga tekanan deadline menjadi kendala utama. 

Selain itu, isu lingkungan di media dinilai masih lemah.

“Aktor penghambat seperti pemilik modal, aparat penegak hukum, pemerintah, preman, bahkan akademisi. Yang paling intens menghambat itu APH dan preman,” ujarnya.

Asram juga menyinggung adanya “segitiga bermuda” dalam konflik lingkungan yang melibatkan pemilik modal, rakyat, dan negara.

“Apapun isunya, risiko terbesar tetap ke individu jurnalis, bukan perusahaan medianya,” katanya.

Minimnya keterlibatan masyarakat dalam proses seperti penentuan AMDAL juga menjadi sorotan dalam diskusi tersebut.

Sebagai solusi, peserta FGD mendorong penguatan advokasi bersama organisasi lingkungan seperti WALHI ketika media kesulitan mengakses data di instansi terkait.

Jika terkendala politik redaksi, liputan dapat diarahkan ke media alternatif seperti pers mahasiswa atau platform independen.

Ia juga mendorong rumah aman bagi jurnalis yang mengalami tekanan juga dinilai penting, mengingat ancaman lebih sering menyasar individu.

Selain itu, jurnalis didorong untuk taat pada SOP kerja serta melakukan analisis risiko sebelum liputan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketika nilainya kecil tapi risikonya besar, itu harus dipertimbangkan,” tegas Asram.

FGD ini pun merekomendasikan peliputan kolaboratif yang melibatkan jurnalis, akademisi, dan NGO dengan dua output utama, yakni berita dan agenda advokasi untuk mendorong perubahan kebijakan publik. (ads/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

AKBP Didik sudah Dipecat Tetapi Dimutasi ke Yanma, Ini Penjelasan Polri

Mencuat kabar terkait mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra sudah dipecat, tetapi malah dimutasi ke Yanma Polri. Sontak, hal ini menuai reaksi warganet
5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

Liverpool naik ke peringkat kelima klasemen Liga Premier usai membungkam West Ham United dengan skor meyakinkan 5-2 di Anfield, Sabtu (28/2/2026).
Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Baru Harga BBM di Wilayah

Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Naik, Berikut Daftar Baru Harga BBM di Wilayah

Mulai 1 Maret 2026, harga pertamax naik. Hal itu diungkapkan Pertamina di situs resminya, pada hari Sabtu (28/2/2026). Kali ini, harga Pertamax (RON 92),
Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Pelatih Cesc Fabregas memuji kedewasaan Como setelah timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Lecce 3-1 dalam lanjutan Serie A.
Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Musim kompetisi memang belum mencapai garis akhir, tetapi AC Milan sudah mulai menatap ke depan dengan serius.
Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik mengerikan sebuah sekolah SD Putri di Iran dihantam rudal Israel. Sekolah tersebut berada di Kota Minab, Iran

Trending

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Mengenal 3 Harta Karun Primavera AC Milan yang Akan Naik Kelas ke Milan Futuro 2026/27

Musim kompetisi memang belum mencapai garis akhir, tetapi AC Milan sudah mulai menatap ke depan dengan serius.
Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Detik-detik Mengerikan SD Putri di Iran Dihantam Rudal Israel, Korban Tewas Capai 57 Orang

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik mengerikan sebuah sekolah SD Putri di Iran dihantam rudal Israel. Sekolah tersebut berada di Kota Minab, Iran
Cara Mudah Gugurkan Dosa, Kata Ustaz Adi Hidayat Baca Zikir Pendek ini Insyaallah dapat Kasih Sayang Allah SWT

Cara Mudah Gugurkan Dosa, Kata Ustaz Adi Hidayat Baca Zikir Pendek ini Insyaallah dapat Kasih Sayang Allah SWT

Berikut amalan sunnah dalam Islam yang bisa menggugurkan dosa. Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Diminati Klub Asing, Warren Bondo Bisa Jadi Mesin Uang Baru bagi AC Milan Musim Panas Nanti

Diminati Klub Asing, Warren Bondo Bisa Jadi Mesin Uang Baru bagi AC Milan Musim Panas Nanti

Masa depan Warren Bondo akan memasuki fase penentuan saat ia kembali ke AC Milan pada bursa transfer musim panas mendatang.
Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Comeback Berkelas! Fabregas Sebut Como Makin Matang dan Siap Bersaing di Papan Atas Serie A

Pelatih Cesc Fabregas memuji kedewasaan Como setelah timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Lecce 3-1 dalam lanjutan Serie A.
Fokus Menurun di Poin Kritis Jadi Penyebab Kekalahan Tiwi/Fadia dari Ganda China di Semifinal German Open 2026

Fokus Menurun di Poin Kritis Jadi Penyebab Kekalahan Tiwi/Fadia dari Ganda China di Semifinal German Open 2026

Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal ke final German Open 2026.
5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

5 Gol Tanpa Ampun! Liverpool Samai Poin Manchester United, West Ham Terancam Degradasi

Liverpool naik ke peringkat kelima klasemen Liga Premier usai membungkam West Ham United dengan skor meyakinkan 5-2 di Anfield, Sabtu (28/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT