News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kematian Bripda Dirja Pratama Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Minta Proses Hukum Transparan

Kematian polisi muda, Bripda Dirja Pratama, yang diduga menjadi korban penganiayaan seniornya di lingkungan Polda Sulsel menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:13 WIB
Upacara militer pemakaman Bripda Dirja Pratama yang menjadi korban kekerasan senior terhadap juniornya di lingkup Kepolisian
Sumber :
  • hasrul

Pinrang, tvOnenews.com – Kasus kematian anggota polisi muda, Bripda Dirja Pratama, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya di lingkungan Polda Sulawesi Selatan pada 22 Februari 2026, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Pihak keluarga berharap agar proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan secara adil dan transparan. Mereka juga meminta agar pelaku dijatuhi hukuman berat serta diberhentikan dari institusi kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayah korban, Muh. Jabir, yang juga merupakan anggota kepolisian, mengungkapkan bahwa kematian anaknya diduga telah direncanakan. Ia menjelaskan, sebelum kejadian, korban yang berada di atas gedung lantai tiga Mushollah DirSamapta Polda Sulsel dipanggil turun oleh seniornya, kemudian diduga mengalami pemukulan.

“Anak saya dipanggil turun, lalu dipukuli hingga mengalami luka memar di bagian perut dan wajah,” ungkap Jabir saat ditemui di kediamannya

Berdasarkan kronologi tersebut, keluarga menilai adanya indikasi unsur perencanaan dalam peristiwa yang menewaskan Bripda Dirja Pratama.

"Disitu kita lihat, sudah direncanakan. Jadi kami harap itu bisa jadi kacamata penyidik untuk menetapkan hukuman mati ke terduga pelaku," pintanya

Saat ini, keluarga terus mendorong agar proses hukum dilakukan secara terbuka. Mereka meminta transparansi dalam penetapan status hukum serta perkembangan kasus yang ditangani oleh Propam Polda Sulsel.

"Saya ucap banyak terimakasih kepada Pak Kapolda, Kabid Propam Polda Sulsel dan Kapolres Pinrang atas dukungannya," ucap Jabir

Diketahui, pihak kepolisian telah menetapkan satu orang tersangka berinisial P, yang merupakan senior korban. Selain itu, lima orang saksi juga tengah menjalani pemeriksaan untuk mendalami kasus tersebut.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandani  Raharjo Puro menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini. Ia menyebut, peristiwa tersebut telah mencederai institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Sulsel.

"Kasus ini akan kami proses secara tegas dan transparan. Penyidik sudah menetapkan satu tersangka yaitu saudara P merupakan senior korban," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk lima orang saksi Kapolda Sulsel menjelaskan bahwa mereka masih dalam tahap pemeriksaan. 

"Dikumpulkan bukti bukti baik secara materil ataupun pembuktian lainnya," tegasnya

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT