News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapal Tenggelam Dihantam Badai di Muna, Puluhan Penumpang Berenang Selamatkan Diri

Sebuah kapal penumpang tenggelam usai diterjang badai dan ombak besar di perairan Tanjung di Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara
Senin, 2 Februari 2026 - 22:53 WIB
Penumpang kapal terbalik kabupaten Muna dilarikan ke rumah sakit
Sumber :
  • jamil azali

Muna, tvOnenews com - Sebuah kapal penumpang tenggelam usai diterjang badai dan ombak besar di perairan Tanjung di Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Puluhan penumpang berhasil selamat setelah berenang ke tepi pantai. Insiden ini terjadi pada Minggu (1/02/2026) sore.

Dalam video amatir yang sempat direkam salah satu korban, puluhan penumpang tampak keletihan saat tiba di tepi pantai di Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna. Dari data kepolisian setempat, sebelumnya KM Maligano Star bertolak dari pelabuhan rakyat Laino menuju pelabuhan Maligano 
dengan mengangkut sebanyak 32 orang termasuk lima orang anak-anak. Namun saat melintasi perairan tanjung di Desa Pohorua, terjadi badai dan ombak besar menghantam badan kapal hingga kapal tenggelam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah berupaya selamatkan kapal agar tidak tenggelam, barusan saya buang jangkar tiba-tiba kita dihantam ombak, masuk mi air di mesin pompa dan mesin induk, sementara saya masih berupaya ini mati mesin, saya bilang sudah kita tenggelam," ungkap Akram, salah satu ABK.

Dengan mengenakan jaket pelampung yang disediakan, puluhan penumpang yang panik berupaya menyelamatkan diri dengan melompat dari atas kapal. Merekapun berhasil selamat setelah berenang hingga mencapai tepi pantai. Sementara kapal beserta seluruh muatannya termasuk 8 unit sepeda motor tenggelam ke dasar laut.

Beruntung warga setempat yang mendapat informasi keberadaan para korban langsung memberikan pertolongan. Para korban dievakuasi menggunakan kapal milik warga di tengah cuaca ekstrim hingga kapal evakuasi sempat kesulitan merapat di dermaga pelabuhan Maligano akibat ombak besar.

Tiba di dermaga para korban kemudian langsung dievakuasi ke puskesmas Maligano untuk mendapatkan penanganan medis. Dari data kepolisian tercatat KM Maligano Star mengangkut 32 awak kapal yang terdiri dari 23 penumpang dewasa, 5 anak-anak dan 4 ABK kapal.

Seluruh penumpang dinyatakan selamat, sementara kapal dan muatannya termasuk 8 unit sepeda motor karam ke dasar laut. Saat ini seluruh korban telah dipulangkan ke rumah masing-masing. (jai/asm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT