News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.226 Anak Perempuan Usia 11 Tahun di Manokwari Telah Vaksin HPV

Sebanyak 1.226 anak perempuan usia 11 tahun atau kelas 5 SD telah menerima vaksin Human Papilloma Virus (HPV) melalui Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025.
Senin, 24 November 2025 - 12:32 WIB
Plt Kepala Dinas Kesehatan Manokwari Marthen Rantetampang
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Sebanyak 1.226 anak perempuan usia 11 tahun atau kelas 5 SD telah menerima vaksin Human Papilloma Virus (HPV) melalui Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025. Hal ini diungkapkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Manokwari, Papua Barat, mencatat 

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Manokwari Marthen Rantetampang di Manokwari, Senin, mengatakan vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan guna mencegah penyakit kanker serviks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada BIAS tahun ini target imunisasi HPV untuk anak perempuan kelas 5 SD di Manokwari mencapai 1.724 anak dan capaian kita adalah 1.226 anak telah dapatkan HPV atau 71,1 persen,” ujarnya

Ia mengatakan BIAS rutin dilaksanakan dua kali setahun, yakni pada Agustus dan November, sedangkan tahun ini menyasar seluruh siswa dari 136 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Manokwari.

Sasaran imunisasi dan capaian imunisasi tahun ini, kata dia, cukup bervariasi. Untuk kelas 1 SD atau anak berusia tujuh tahun, target penerima imunisasi MR dan Difteri Tetanus (DT) mencapai 3.743 anak.

Dari target tersebut, lanjutnya, imunisasi MR telah diberikan kepada 2.373 anak atau 63,4 persen, sedangkan imunisasi DT baru mencapai 1.540 anak atau 41,1 persen.

Kemudian untuk kelas 2 SD dengan sasaran imunisasi Tetanus Difteri (TD) ditetapkan sebanyak 3.702 anak dan telah terealisasi pada 2.154 anak atau 58,2 persen.

Sedangkan pada kelompok usia 11 tahun atau kelas 5 SD, selain HPV kepada anak perempuan, pemerintah menargetkan 3.528 seluruh anak menerima imunisasi TD telah diberikan kepada 1.866 anak atau 52,9 persen.

Sementara di kelas 6 SD atau usia 12 tahun, sebanyak 1.702 anak perempuan ditargetkan memperoleh vaksin HPV dan tercatat 747 anak atau 43,9 persen telah mendapatkan imunisasi.

“Pelaksanaan imunisasi November masih berlangsung hingga seluruh target imunisasi dari 136 SD dapat terpenuhi. Pihak puskesmas terus menjadwalkan pemberian imunisasi dengan pihak sekolah,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya terus mendorong percepatan agar seluruh target BIAS dapat dipenuhi sebelum periode pelaksanaan berakhir. Menurut dia, masih ada tantangan di lapangan karena sebagian orang tua terpengaruh hoaks terkait imunisasi sehingga menolak anaknya divaksin.

Padahal imunisasi merupakan hak dasar anak untuk sehat dan menjadi langkah penting mencegah penyakit berbahaya seperti campak dan rubella.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT