News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Waris Berdamai, Siswa SD 95 Campagaya di Takalar Bisa Kembali Belajar dengan Tenang Setelah 4 Tahun Sengketa

kabar gembira datang bagi ratusan siswa SDN 95 Campagaya, Desa Tamasaju, Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, setelah 4 tahun tanpa kepastian
Selasa, 16 September 2025 - 16:53 WIB
Siswa kembali bisa belajar di sekolah usai sengketa lahan pemilik lahan usai
Sumber :
  • Idris Tajannang

Takalar, tvOnenews.com – Setelah empat tahun tanpa kepastian, akhirnya kabar gembira datang bagi ratusan siswa SD Negeri 95 Campagaya, Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. 

Sengketa lahan yang sempat menghambat proses belajar-mengajar resmi berakhir setelah ahli waris menyerahkan lahan sekolah kepada Pemerintah Kabupaten Takalar. Bupati Takalar, H. Moh Firdaus Daeng Manye, yang hadir langsung dalam prosesi penyerahan berkas tanah itu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang membantu penyelesaian konflik.

“Alhamdulillah, ini sekolah kedua dari tiga sekolah bermasalah di Takalar yang berhasil kita selesaikan. Insya Allah, tahun ini semuanya tuntas. Kami ingin anak-anak dan guru bisa kembali belajar dan mengajar dengan tenang,” ujar Firdaus dengan tegas. Senin (15/09/2025)

Ia juga menekankan pentingnya langkah ke depan agar persoalan serupa tidak lagi muncul. 

“Sekarang sertifikat tanah sudah menggunakan barcode. Ke depan, semua aset sekolah akan kita digitalisasi, sehingga jelas statusnya dan tidak ada lagi tumpang tindih klaim,” jelasnya.

Bupati pun memastikan Pemkab Takalar segera melakukan renovasi bangunan sekolah yang kondisinya memprihatinkan akibat lama terbengkalai. 

“Paling lambat tahun depan, sekolah ini sudah layak kembali dipakai. Alas haknya sudah jelas, jadi tidak ada alasan untuk menunda,” tambahnya.

“Kami ingin generasi Takalar tumbuh dengan pendidikan yang baik, sesuai tuntutan zaman. Dan itu semua dimulai dari sekolah yang nyaman dan bebas dari masalah hukum,” tutup Bupati Firdaus.

Di tengah suasana penyerahan yang disaksikan Camat, Kapolsek, Danramil, tokoh masyarakat, hingga para guru, tampak wajah-wajah lega dari orang tua murid. Syamsidar, salah seorang wali murid, bahkan tak kuasa menahan tangis ketika menyaksikan penyerahan dokumen dari ahli waris ke Bupati.

“Empat tahun kami menunggu, anak-anak tetap sekolah tapi dengan kondisi yang sangat terbatas. Hari ini saya hanya bisa bilang alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Bupati, Pak Camat, semua yang sudah membantu,” ucapnya dengan air mata berlinang.

Ia bercerita bagaimana anaknya, yang kini duduk di kelas 4, harus menjalani masa sekolah dasar dengan kondisi bangunan yang kumuh dan membahayakan nyawa para siswa.

“Sejak anakku masuk SD sampai sekarang, sekolahnya begini terus. Tapi saya tetap bilang: Nak, jangan menyerah. Terus sekolah, karena suatu hari pasti ada jalan. Dan hari ini Allah jawab doa kami,” katanya sambil terisak.

Siang itu, suasana di halaman sekolah berubah penuh sukacita. Warga, guru, hingga para siswa bersorak bahagia, menandai babak baru perjalanan pendidikan di SD 95 Campagaya.

Kini, dengan kepastian lahan dan komitmen pemerintah untuk membangun kembali fasilitas sekolah, harapan baru lahir bagi anak-anak Galesong Utara. Mereka bisa menatap masa depan dengan lebih tenang, di ruang kelas yang kelak lebih layak dan modern. 

(itg/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT