News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemda Majene Resmi Hibahkan Tanahnya ke STIKes Bina Bangsa Majene

STIKes BBM mendapatkan kado istimewa dari Pemda Majene yakni penyerahan tanah atau pemberian tanah hibah. Tanah yang telah bertahun-tahun disewa oleh STIKes BBM.
Rabu, 18 Juni 2025 - 18:13 WIB
Dies Natalis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bina Bangsa Majene (BBM)
Sumber :
  • Mutawakkir Saputra
Majene, tvOnenews.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bina Bangsa Majene (BBM) mendapatkan kado istimewa dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Majene yakni penyerahan tanah atau pemberian tanah hibah. Tanah yang telah bertahun-tahun disewa oleh STIKes BBM, Selasa (17/6/25) malam. 
 
Tanah hibah yang diberikan Pemda Majene kepada STIKes Bina Bangsa Majene kurang lebih seluas 3.476 meter persegi. 
 
"Setelah sekian tahun lamanya, akhirnya STIKes BBM mendapatkan hibah dari Pemerintah. Ini merupakan bukti nyata dari Pemda Majene dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Majene utamanya dalam dunia kesehatan. Terima kasih kepada Pemda dan DPRD Majene. Hibah ini akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya," jelas Ketua STIKes BBM, Yulianah Sulaiman.
 
Menurutnya, pencapaian STIKes saat ini berkat dukungan dari berbagai pihak. Semangat kerja sama dan kerja keras. 
 
"Semoga STIKes Bina Bangsa Majene makin jaya dan makin sukses. Dan bisa berkontribusi bagi bangsa utamanya dalam dunia kesehatan," tegasnya. 
 
Seperti diketahui tanah hibah ini sangat penting karena merupakan salah satu syarat dalam upaya perubahan bentuk dari STIKes menuju Universitas. Dimana luas lahan yang dimiliki oleh STIKes saat ini adalah sekitar 7.000 ribu meter persegi lebih. Sehingga jika ditambah dari lahan Pemda Majene 3.000 lebih meter persegi sehingga cukup menjadi 10.000 meter persegi sesuai dengan syarat. 
 
Selain mendapatkantan hibah tanah dari Pemda Majene. Secara resmi STIKes mendapatkan kado istimewa lainnya yaitu keluarnya izin pembukaan program studi S1 Kebidanan 
dan Profesi. 
 
Sementara itu, Ketua Yayasan Hikmah Makassar, Abdul Salam Sewai menyampaikan diusia STIKes yang ke-21 tahun ini bukanlah usia yang muda. 
 
"Tepat setahun yang lalu, dies sebelumnya. Saya menyampaikan permohonan kepada Bupati Majene agar Pemda Majene bisa menghibahkan tanahnya yang kami sewa. Dan alhamdulillah permohonan itu disambut tulus. Dan malam ini kita akan secara resmi menerima hibah tersebut. Dan ini merupakan bentuk nyata Pemda Majene terhadap kemajuan pendidikan di Kab. Majene," jelas Abdul Salam. 
 
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Majene, Dr. H. Mustamin mewakili Bupati Majene menyampaikan, dengan ditetapkannya Kabupaten Majene sebagai pusat layanan pendidikan di Sulawesi Barat maka Pemda Majene wajib mendukung penuh perkembangan dan kemajuan pendidikan.  Termasuk perkembangan dan kemajuan yang dilakukan oleh STIKes Bina Bangsa Majene saat ini. 
 
Mustamin berharap agar STIKes BBM terus melakukan inovasi-inovasi karena dengan inovasilah dapat lahir perubahan. 
 
"Ingat Tuhan tidak akan merubah sesuatu kecuali kita sendiri yang mengubah situasi itu sendiri.  Dan agar inovasi bisa berjalan dengan baik maka perlu melakukan empat kecerdasan. Yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual. Dan kehadiran DPRD mengisyaratkan bahwa jangankan tiga ribu luasnya yang Pemda hibahkan. Tapi itu bisa lebih dari itu. Jika STIKes mampu mengukir prestasi di tingkat regional dan nasional ke depannya," tandas Mustamin. 
 
Mewakili Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, drg. Asran Masdy, menambahkan bahwa perhatian Pemda Majene terhadap STIKes BBM saat ini sangat luar biasa. Sehingga  berharap STIKes BBM semakin maju. 
 
Kadinkes Sulbar juga mengingatkan kepada para mahasiswa agar kelak saat bekerja untuk tidak menjadi profesional karena gaji. Melainkan karena karakter dan kepekaan sosial. 
 
"Semoga STIKes tetap maju dan jaya serta melahirkan vioner-vioner pembangunan bangsa, bukan hanya untuk Majene tapi lebih utamanya dalam bidang kesehatan," tutupnya. 
 
Seperti diketahui upaya permohonan hibah yang dilakukan oleh STIKes BBM telah lama dilakukan yaitu sejak 2006 dan baru terealisasi saat ini. 
 
STIKes Bina Bangsa Majene sendiri merupakan perguruan tinggi dibawah naungan yayasan Hikmat Makassar..
Sejumlah tokoh Mandar pejuang utama pembentukan Sulbar menjadi bagian dari Yayasan HIKMAT antara lain, H. M Zikir Sewai.
 
STIKES BBM didirikan 2002 oleh yayasan HIKMAT juga menjadi bagian dari perjuangan untuk mempercepat pembentukan Provinsi Sulbar saat itu. (msa/frd)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT