News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyaris Diamuk Massa, Remaja Gowa Terekam CCTV Curi Uang Rp 4 Juta di Warung

Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun nyaris menjadi sasaran amukan warga usai tertangkap basah mencuri di sebuah warung di Desa Borong Palala
Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:48 WIB
Terduga pelaku dibawa ke Mapolsek Bontomarannu
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com – Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun nyaris menjadi sasaran amukan warga usai tertangkap basah mencuri di sebuah warung di Desa Borong Palala, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu (20/5/2025).

Aksi nekat remaja yang diketahui berinisial AY tersebut terekam jelas kamera pengawas (CCTV) warung. Dalam rekaman yang kini telah diamankan pihak kepolisian, AY terlihat masuk ke dalam warung seorang diri, mengenakan sweater hitam dengan penutup kepala, lalu mengambil dompet berisi uang tunai dan uang dari dalam laci warung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga yang mengenali pelaku segera mengejarnya. Naas AY ditemukan dan lansung dikerumuni ratusan massa. Beruntung AY lansung dievakuasi dari kepungan massa dengan dibawa masuk kedalam rumah salah seorang warga.

Namun situasi dengan cepat berubah panas. Ratusan warga mengepung rumah tersebut. Amarah massa nyaris tak terbendung, mereka mendesak masuk dan berteriak meminta agar pelaku diserahkan kepada massa.

“Begitu kami menerima laporan ada seorang remaja dikepung warga karena mencuri, kami langsung bergerak cepat ke lokasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bontomarannu, IPDA Irzal Makkarawa.

“Saat kami tiba, suasananya sudah sangat kacau. Ratusan orang berkumpul, pelaku sudah terpojok dan sembunyi di salah satu rumah warga.”sambungnya.

Menurut IPDA Irzal, proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh risiko.

“Kami harus bertarung dengan waktu dan emosi warga. Bahkan salah satu anggota kami sempat terkena pukulan saat mencoba melindungi pelaku dari amukan massa,” ungkapnya.

Meski begitu, polisi berhasil mengevakuasi AY dengan selamat dan membawanya menggunakan mobil patroli ke Mapolsek Bontomarannu.

Aksi pengamanan ini pun disambut lega oleh sejumlah tokoh masyarakat yang khawatir situasi akan berubah menjadi tragedi.

Dari hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian menemukan fakta mengejutkan. AY ternyata bukan sekali ini saja beraksi. Ia diduga sudah beberapa kali mencuri di warung yang sama, dengan modus berpura-pura berbelanja.

“Jadi pelaku ini memang sering ke warung itu. Dia menyamar sebagai pembeli. Tapi saat penjaga warung lengah, dia ambil uang di laci. Dari rekaman CCTV, sangat jelas terlihat tangan pelaku mengambil dompet berisi uang tunai,” jelas IPDA Irzal.

Pelaku AY sendiri merupakan warga sekitar, dan dikenal beberapa orang di lingkungan tempat kejadian. Hal inilah yang semakin memicu kemarahan warga, karena merasa dikhianati oleh anak yang sering mereka lihat berkeliaran di sekitar tempat tinggal mereka.

“Sementara ini, kami baru temukan uang yang diambil, sekitar empat juta rupiah. Tapi penyelidikan masih terus berlanjut, karena bisa saja ada korban lainnya yang belum melapor,” tambah IPDA Irzal.

Kini, AY yang masih di bawah umur telah diamankan di Mapolsek Bontomarannu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan unit perlindungan anak dan pihak terkait lainnya untuk menangani kasus ini dengan pendekatan hukum yang tetap memperhatikan usia pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IPDA Irzal menegaskan, apa pun alasannya, tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan.

“Kami memahami emosi warga. Tapi tetap, negara kita negara hukum. Jika pelaku bersalah, biarlah hukum yang mengadili. Kami mohon masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses ini kepada kami,” pungkasnya (itg/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT