News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pemuda Tewas Tenggelam Usai Perahunya Terbalik Dihantam Ombak Besar di Perairan Baubau

S eorang pemuda tewas tenggelam usai perahu yang ditumpanginya terbalik akibat diterjang ombak besar tak jauh dari dermaga pesisir pantai.
Sabtu, 8 Februari 2025 - 17:41 WIB
Pemuda tewas tenggelam usai perahu yang ditumpanginya terbalik.
Sumber :
  • Jamil Azali

Baubau, tvOnenews.com - Seorang pemuda tewas tenggelam usai perahu yang ditumpanginya terbalik akibat diterjang ombak besar tak jauh dari dermaga pesisir pantai di Kelurahan Sulaa, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/3/2025). Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Detik-detik evakuasi korban tenggelam yang ditemukan tak jauh dari dari dermaga di pesisir pantai Kelurahan Sulaa, sempat direkam warga hingga viral di media sosial. Upaya penyelamatan korban di tengah terjangan ombak besar berlangsung dramatis, saat ditemukan kondisi korban sudah tak sadarkan diri. Cuaca buruk yang melanda sempat menyulitkan proses evakuasi korban.

Sebelumnya Tim SAR gabungan berupaya memberikan pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawa korban yang dalam kondisi kritis, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit Faga Husada, namun korban akhirnya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Saya langsung turun ke laut bersama warga lainnya untuk mencari korban, memang waktu itu besar sekali ombak dan angin kencang, setelah lebih dari 1 jam akhirnya korban ditemukan tapi dalam kondisi sudah lemas langsung dilarikan ke rumah sakit, "beber Saharudin (Paman korban), saat ditemui di rumah duka di Kelurahan Sulaa.

Sebelumnya korban bernama Iksan (25) bersama empat rekannya hendak pergi memancing dengan menggunakan tiga perahu kecil, namun saat berada di perairan yang tak jauh dari daratan cuaca buruk melanda. Merekapun akhirnya memutuskan untuk pulang, namun dalam perjalanan pulang ombak besar menghantam perahu yang ditumpangi korban bersama seorang rekannya bernama Doni, sementara tiga rekannya lebih dulu sampai ke daratan.

Menurut Doni, hantaman ombak tersebut mengakibatkan perahu oleng dan kemasukan air, korban yang panik langsung melompat ke laut hingga perahu terbalik. Doni mengaku sempat berupaya menolong korban agar tidak tenggelam dengan berpegangan pada ember yang dijadikan pelampung, namun angin kencang dan ombak besar yang terus menerjang membuat mereka kelelahan hingga korban tenggelam. Sementara Doni berhasil diselamatkan warga yang sedang memancing di dermaga.

"Saya sama korban ini satu perahu, kami duduk berhadapan tapi memang tadi itu ombaknya besar dan angin kencang, tiba-tiba ombak langsung hantam perahu, korban mungkin panik langsung lompat ke laut, perahu langsung terbalik sama-sama mi dengan saya, "ungkap Doni.

Doni menuturkan, usai perahu yang mereka tumpangi terbalik, korban berupaya berenang menuju daratan hingga kelelahan. Doni yang mendengar teriakan minta tolong, langsung berupaya menyelamatkan korban dengan membawa ember yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan peralatan mancing. Ember tersebut dijadikan pelampung agar mereka berdua tetap mengapung.

"Kami sempat mengapung pakai ember itu tapi datang lagi ombak besar, akhirnya ember penuh air, saya sibuk mi kasi keluar airnya ember, korban kembali berenang tapi tidak lama dia teriak lagi minta tolong, sementara saya juga sudah mulai capek, saya dekati lagi dia saya simpan dia di dadaku supaya kami bisa mengapung sama-sama, hanya mungkin dia sudah panik jadi dia lepaskan diri, dia menjauh mi ke arah daratan, saya sudah lemas karena banyak minum air laut, tidak lama saya sudah tidak lihat korban, sudah tidak ada suara, beruntung ada warga yang di dermaga selamatkan saya, mereka tarik pakai bambu, waktu itu saya sudah tidak bertenaga, sudah hampir pingsan," terang Doni.

Sementara ayah korban nyaris pingsan saat mengetahui korban telah meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke rumah duka di Kelurahan Sulaa untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat. (jai/frd) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT