News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Doa Bersama Lintas Agama Untuk Pilkada Damai Sulsel

Doa bersama lintas agama menuju Pilkada serentak 2024 digelar bersama Forkopimda, KPU dan Bawaslu serta FKUB dan seluruh pasangan calon kepala daerah.
Selasa, 26 November 2024 - 16:33 WIB
Doa bersama lintas agama menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Sulsel
Sumber :
  • Muhammad Noer
Makassar, tvOnenews.comDoa bersama lintas agama menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 digelar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan seluruh pasangan calon kepala daerah. Senin (25/11/2024).
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyampaikan pesan untuk warga Bugis Makassar mari kita saling mendoakan, Apapun agamanya karena doa itu adalah salah satu senjata pamungkas bagi seluruh umat manusia," ujar Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh.

Doa bersama ini digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, dan dihadiri berbagai elemen masyarakat serta tokoh lintas agama.

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Nasaruddin Umar menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh yang sudah berinisiatif menggelar kegiatan doa lintas agama untuk menghadapi Pilkada serentak 2024.

"Kalau mau tahu cerminan demokrasi Indonesia Timur, lihatlah Sulawesi Selatan. Untuk itu saya mohon kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk sama-sama mempertahankan itu," ajak Prof Nasaruddin Umar secara virtual dari Tanah Suci Mekah.

Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta menyampaikan agar sama-sama berdoa menyukseskan Pilgub Sulsel dan Pilkada di 24 Kabupaten kota se-Sulsel.

Untuk itu, Prof Nasaruddin berharap kepada seluruh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk sama-sama menyukseskan pilkada serentak 2024.

"Jadi doakan juga lawan, sebagaimana mana Rasulullah mendoakan juga musuhnya. Mari kita doakan juga lawan kita untuk saling mendukung untuk naik ke atas," ajak Prof Nasaruddin.

Ketua FKUB Provinsi Sulsel, Prof. Dr. H. Wahuddin Naro menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Sulsel sudah menginisiasi doa bersama lintas agama untuk menghadapi Pilkada serentak 2024.

"Puji syukur bagi kita bahwa Indonesia jadikan sebagai role model dan hampir semua suku ada di Sulsel, selain dari 9 suku asli Sulawesi Selatan. Tuhan saja memberikan pilihan bagi kita semua. Jadi itu adalah kenikmatan. Kami mewakili FKUB mari kita jaga keberagaman itu dengan nilai budaya kita," ajak Wahuddin dalam sambutannya. (mnr/frd)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT