News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Pencabutan Skorsing Puluhan Rekannya, Unjuk Rasa Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Berakhir Ricuh

Ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa terlibat bentrok dengan petugas keamanan kampus setelah mencoba menerobos gerbang.
Selasa, 3 September 2024 - 14:52 WIB
bentrokan fisik tidak terhindarkan antara mahasiswa dan petugas keamanan Kampus 2 UIN Alauddin Makassar
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa terlibat bentrok dengan petugas keamanan kampus setelah mencoba menerobos gerbang masuk, di depan kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, di Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Keributan ini dimulai ketika mahasiswa dihalangi oleh pengamanan kampus saat berusaha memasuki area kampus dengan menerobos pintu gerbang yang dijaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya bentrokan fisik tidak terhindarkan antara mahasiswa dan petugas keamanan, hingga menyebabkan beberapa mahasiswa terluka dan pingsan.

Dalam aksinya mahasiswa menuntut pencabutan skorsing terhadap 21 rekan mereka yang dijatuhi hukuman akibat demonstrasi sebelumnya.

"Kami meminta agar pihak kampus mencabut skorsing terhadap 21 teman mahasiswa kami saat unjuk rasa sebelumnya,"  ungkap Nawir, Ketua HMI Cabang Gowa Raya, Senin (2/9/2024)

Nawir menuturkan, jika aksi unjuk rasa ini merupakan respon terhadap aturan baru kampus yang membatasi aktivitas mahasiswa malam hari. Tidak hanya itu, pihak kampus juga membatasi ruang gerak mahasiswa dalam menyampaikan aksi.

"Pihak kampus juga mengeluarkan edaran no 25 91 UIN Alauddin Makassar atas pelarangan demonstrasi, sehingga mahasiswa turun melakukan unjuk rasa dan mengakibatkan 21 mahasiswa UIN Alauddin di skorsing," jelasnya.

"Dan ada beberapa teman mahasiswa yang rencananya akan di panggil oleh pihak kampus untuk di sidang etik," sambungnya.

Akibat dari tindakan pihak kampus yang dinilai semena-mena melakukan skorsing kepada 21 mahasiswa maka sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa.

"Kami tergabung dalam beberapa aliansi, ada dari HMI Cabang Gowa Raya, dibantu mahasiswa UNM ada aliansi sapatis, organisasi intra dan beberapa organisasi lainnya turun melakukan unjuk rasa mendesak pimpinan kampus UIN Alauddin mencabut SK skorsing dan surat edaran larangan unjuk rasa," tegasnya.

Meski terjadi kericuhan, kelompok mahasiswa tetap melanjutkan orasi di depan kampus, menyerukan agar pihak kampus mencabut skorsing tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tindakan pemukulan yang dilakukan pihak pengamanan kampus yang kesekian kalinya telah kami laporkan ke pihak polres Gowa," kata

Petugas kepolisian yang berada di lokasi akhirnya turun tangan untuk meredakan situasi di lokasi. (Itg/frd)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT