News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Emak-emak di Baubau Lomba Perahu Dayung Meriahkan HUT RI ke 79

Puluhan emak-emak di Bau-bau Sulawesi Selatan beradu kecepatan dalam lomba perahu dayung tradisional dalam rangka memeriahkan ulang tahun kemerdekaan RI ke 79.
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:13 WIB
Lomba perahu meriahkan hut kemerdekaan di baubau, Sulawesi Tenggara
Sumber :
  • Jamil Azali

Baubau, tvOnenews.com - Turut ambil bagian dalam menyemarakan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 79, puluhan emak-emak antusias mengikuti lomba dayung perahu tradisional yang digelar di bypass tepi pantai Waruruma, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Minggu (11/8/2024) sore.

Sejumlah emak-emak yang telah bersiap di lintasan garis star terlihat mulai mengayuh dayung dari atas perahu masing-masing usai panitia memberi aba-aba pada hitungan ketiga sebagai tanda dimulainya lomba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlahan perahu mulai bergerak maju hingga melaju dengan kekuatan penuh untuk berebut posisi pertama. Sorak sorai ratusan penonton pun terdengar riuh menyemangati para emak-emak yang sedang berlomba.

Para peserta lomba yang didominasi kaum ibu ini tampak antusias mengikuti lomba dengan semangat kemerdekaan, tidak jarang ada saja perahu peserta yang terbalik bahkan saling bertabrakan hingga mengundang gelak tawa dan menambah keseruan lomba, tentunya dengan pengawasan panitia untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Yulia Umar Samiun, salah satu penonton yang mengaku baru pertama kali menyaksikan lomba dayung perahu merasa takjub akan antusias para emak-emak yang penuh semangat mendayung perahu hingga finis.

Kata Yulia ada keseruan tersendiri melihat peserta lomba dayung dari para ibu-ibu yang memiliki semangat juang yang tinggi.

"Ini baru pertama kali pengalaman saya menyaksikan langsung lomba dayung perahu seru banget apa lagi meliha ibu-ibu yang menjadi peserta lomba yang strong, mereka sangat antusias, mereka ibu-ibu yang sangat luar biasa, pokoknya seru banget, "ungkap Yulia, ditemui di lokasi lomba.

Yulia juga sangat mengapresiasi panitia lomba yang turut melibatkan kaum perempuan khususnya para ibu-ibu, menurutnya hal ini sebagai wujud semangat kaum perempuan dalam memperjuangan kemerdekaan.

Lomba dayung perahu tradisional ini tidak hanya diikuti para emak-emak saja namun juga melibatkan para lelaki warga Kelurahan Waruruma. Selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi dan hiburan bagi peserta lomba maupun warga setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(jai/asm) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT