News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curiga Ada Keterlibatan Pejabat, Kejati Sultra Ancam Kejar Pemegang Izin Tambang Ilegal

Kejati Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengejar oknum-oknum pejabat yang terlibat dalam pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Sulawesi Tenggara. 
Selasa, 11 Januari 2022 - 12:14 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Sarjono Turin.
Sumber :
  • tim tvOne - Erdika Mukdir

Kendari, Sulawesi Tenggara - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengejar oknum pejabat yang terlibat dalam pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Sulawesi Tenggara. 

Pasalnya, Kejati Sultra mencatat ada ratusan perusahaan tambang yang ada di Bumi Anoa ini tetapi beberapa perusahaan tidak menunaikan kewajibannya dalam hal Penerimaan Negara Bukan Pajak  (PNBP) bahkan tidak mengantongi izin penggunaan kawasan hutan (IPPKH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kejati Sultra, Sarjono Turin mengatakan, sejumlah tambang yang masih beroperasi meskipun tak menunaikan kewajibannya itu tentunya telah menyalahi aturan atau ilegal.

Pihaknya menduga ada keterlibatan oknum pejabat sehingga perusahaan-perusahaan ilegal itu tetap beroperasi. Bahkan, ada potensi tindak pidana korupsi (TPK) yang terjadi dalam aktifitas penambangan yang dilakukan.

"Inilah bagian penyidik untuk mengungkap jaringan itu termasuk tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan pejabat yang berwenang dalam hal ini yang memberikan perizinan,” ujarnya, Selasa (11/1/2022).

Sarjono menambahkan, saat ini pihaknya telah mengantongi identitas perusahaan ilegal itu tetapi penyidik sedang mengumpulkan data dan keterangan (Pulbaket).

"Ada beberapa tapi masih dalam rana penyelidikan dan kita akan proses. Kita komitmen dan konsisten dalam mengungkap dan memberantas korupsi di sektor pertambangan,” tambahnya.

Kejati Sultra juga menyebut bahwa penyalagunaan yang kerap dilakukan perusahaan berkaitan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Seharusnya, setiap tahunnya perlu dilakukan evaluasi oleh pejabat yang berwenang sebelum melakukan aktifitas. Kenyataannya, ada yang melalaikan itu.

"RKAB itu setiap tahun harus dievaluasi, kewajiban itu harus dipenuhi membayar kepada negara sesuai rencana dan kuota yang diperoleh," tegasnya.

Sarjono bilang, Kejati Sultra terus berupaya menyelamatkan uang negara dari mafia-mafia tambang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada Rp14, 9 miliar dari kasus aktivitas pertambangan di Konawe dan Rp. 4,9 miliar dari dana pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM/CSR) dari perusahaan pertambangan di Kabupaten Kolaka yang telah dikembalikan oleh Kejati.

Selain itu, beberapa waktu lalu Kejati juga telah mengungkap kasus tindak pidana korupsi pertambangan di dinas ESDM Sultra dengan total kerugian negara mencapai sekitar Rp. 495 miliar. (Erdika Mukdir)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT