News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nakes Mogok Kerja, Beredar Spanduk yang Meminta Dirut RSUD Syekh Yusuf Dicopot di Lingkungan Rumah Sakit

Hari kedua mogok kerja para tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan membuat pelayanan pelayanan pasien menjadi terganggu.
Sabtu, 6 April 2024 - 22:16 WIB
Hari kedua mogok kerja para Nakes di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan beredar juga spanduk Dirut rumah sakit
Sumber :
  • Idris Tajannang/tvOne

Gowa, tvOnenews.com - Hari kedua mogok kerja para tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan membuat pelayanan  pasien yang datang berobat terganggu.

Tak hanya itu, bersamaan dengan mogok kerja para nakes di hari kedua ini, beredar juga spanduk di lingkungan rumah sakit yang meminta agar direktur dan Kabag Program RSUD Syekh Yusuf Gowa dicopot dari jabatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan di lokasi, spanduk yang meminta Dirut dan Kabag Program RSUD Syekh Yusuf Gowa dicopot dari jabatannya itu terpasang di dua titik, yaitu di pintu masuk belakang dan pintu keluar rumah sakit.

Namun spanduk itu tidak terpasang lama, lantaran pihak rumah sakit langsung mencopot spanduk tersebut.

Direktur RSUD Syekh Yusuf, drg Rahmawati yang dikonfirmasi mengenai beredarnya spanduk di dalam RS mengaku tidak mengetahui siapa yang memasangnya.

"Saya kurang tahu tentang spanduk itu," katanya. Sabtu (6/4/24).

Mengenai aksi mogok kerja para nakes di RS Syekh Yusuf Gowa di hari kedua ini, Dirut RSUD Syekh Yusuf berjanji akan segera mencarikan solusi agar pelayanan kembali berjalan seperti biasanya.

"Sementara ini kami cari solusinya, supaya pelayanan bisa berjalan seperti biasa," jawabnya.

Saat ditanya soal tuntutan para nakes mengenai jasa pending yang belum dibayarkan, Dirut RSUD Syekh Yusuf Gowa berjanji akan berupaya memproses hak para nakes usai libur lebaran.

"Insya Allah setelah libur lebaran kami proses," tutupnya.

Sementara itu, para nakes di bagian pelayanan Poliklinik masih melakukan mogok kerja.

Mogok kerja para nakes di Poliklinik RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa tersebut sudah berlangsung dua hari ini.

Akibat mogok kerja para nakas tersebut ratusan pasien yang hendak berobat di RSUD Syekh Yusuf Gowa justru memilih pulang. (itg/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT