News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pekerja Jadi Korban Ambruknya Kanopi Klenteng Kwan Kong Makassar

Dua pekerja terluka akibat kanopi Klenteng Kwan Kong tiba-tiba roboh saat perbaikan menjelang perayaan Hari Imlek 2024 di Jalan Sulawesi, Makassar.
Jumat, 9 Februari 2024 - 13:30 WIB
Korban dievakuasi dari reruntuhan kanopi
Sumber :
  • Antara

Makassar, tvOnenews.com - Dua pekerja terluka akibat kanopi Klenteng Kwan Kong tiba-tiba roboh saat perbaikan menjelang perayaan Hari Imlek 2024 di Jalan Sulawesi, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan. 

"Benar, ada dua pekerja yang tertimpa akibat kanopi klenteng roboh. Keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit," ujar Kapolsek Wajo Ajun Komisaris Polisi Muhtari saat dikonfirmasi di Makassar, Kamis (8/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua orang korban tersebut diketahui bernama Efan (31) beralamat di Jalan Borong Raya dan Muhammad Nasir (53) berdomisili di Jalan Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulsel. 

Dalam musibah itu, juga satu unit mobil dan satu unit motor ikut rusak akibat tertimpa beban kanopi tersebut.  

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab robohnya kanopi Klenteng Kwan Kong itu.

"Kita masih selidiki penyebabnya. Apakah ini force major atau ada kelalaian," kata mantan Kapolsek Tamalanrea ini singkat. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, robohnya kanopi Klenteng Kwan Kong di jalan Sulawesi nomor 172, Kelurahan Ende, Kecamatan Wajo itu,  terjadi pada Kamis (8/2) pukul 11.30 Wita. 

Dari informasi diterima diduga baut gantungan atas dari tembok ke badan kanopi tersebut terlepas, sehingga diperkirakan baut kanopi tidak mampu menahan beban berat hingga ambruk ke bawah. 

Kepala SPKT Kepolisian Sektor Wajo Inspektur Dua Khairul Hadie yang menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Ende mengatakan ada dua pekerja yang menjadi korban sedang bekerja di klenteng tersebut.

Dari informasi pihak klenteng dua pekerja ini sedang memasang bambu untuk pijakan melakukan pengecatan di lantai dua. Selanjutnya, saat memulai mengecat, kanopi di lantai satu rubuh hingga keduanya terjatuh dan terluka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedua korban sudah di rawat di rumah sakit Stella Maris, satu korban mengalami luka luka robek pada siku dan satu lagi pada pinggang belakang. Keduanya luka ringan," kata Khairul .
 
Saat ditanyakan apakah dengan kejadian tersebut Klenteng Kwan Kong itu masih bisa digunakan untuk pelaksanaan penyambutan Hari Raya Imlek, ia memastikan masih bisa digunakan seperti biasa setelah material kanopi dibersihkan.

"Untuk operasional tidak (ditutup) dan tetap berjalan karena ada pintu sebelah bagi jemaah yang ingin masuk di klenteng. Kami dari kepolisian memastikan aman dan jemaah bisa menjalankan ibadah," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT