News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Sekelompok Siswi SMKN di Kendari Diduga Pesta Narkoba Jenis Sinte

Sekelompok siswi berseragam Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga menggelar pesta narkoba jenis sinte.
Sabtu, 27 Januari 2024 - 20:38 WIB
Video viral saat sekelompok Siswi SMKN di Kendari Diduga Pesta Narkoba Jenis Sinte
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Kendari, tvOnenews.com - Sekelompok siswi berseragam Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga menggelar pesta narkoba jenis sinte, Sabtu (27/1/2024).

Dalam video yang diterima, beberapa pelajar wanita yang menggunakan rok abu-abu, baju batik dan pramuka itu nampak mengkonsumsi sinte di ruang depan salah satu rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengonsumsi barang tersebut, mereka juga duduk berkelompok membentuk lingkaran sambil mengisap rokok. Ada juga sejumlah minuman yang di simpan di dalam cerek lalu dituang ke dalam gelas dan dikonsumsi secara bergeliran oleh para pelajar. 

Bahkan, aksi para pelajar yang sedang berseragam salah satu sekolah SMKN di Kota Kendari itu mereka rekam sembari berpose dengan gaya masing-masing. Mereka juga mengeluarkan kata-kata kasar yang tak seharusnya dilontarkan oleh seorang pelajar. 

Dari hasil identifikasi, salah satu siswi yang diduga menggelar pesta narkoba ternyata menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kendari. 

Kepala SMKN 1 Kendari, Ali Koua saat dihubungi mengatakan, dari seragam digunakan oleh para pelajar itu, mereka berasal dari sekolah yang ia pimpin.Namun, ada beberapa pelajar lain dalam video itu yang bukan siswi SMKN 1 Kendari. 

"Dari seragamnya (siswi SMKN 1 Kendari) tapi ada seragam lain yang bukan siswi kami," katanya, Sabtu (27/1/2024). 

Untuk itu, lanjut Ali, pihaknya telah berkordinasi dengan guru-guru di sana dan orangtua para pelajar tersebut akan dipanggil ke sekolah.

"Kita panggil orangtuanya dan kami akan koordinasi dulu secara internal terkait sangsi yang akan diberikan," pungkasnya.

Sementara itu Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Bahri mengatakan pihaknya telah memanggil lima siswi tersebut termasuk orangtuanya.

"Kami panggil hari ini mereka dan orangtuanya diperiksa lebih lanjut," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahri bilang rokok yang diduga narkoba jenis sinte itu mereka peroleh dari seseorang yang kini masih dalam pengejaran polisi.

"Dari informasi sementara itu memang jenis sinte, tapi harus ada pemeriksaan Lab dari BNN, katanya mereka beli dari orang juga dengan harga Rp15 ribu perlintingnya, dan orang itu kami masih cari," pungkasnya. (emr/frd)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT