GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unjuk Rasa Ricuh, Guru Honorer di Buton Selatan Desak Pj Bupati Batalkan Hasil SKTT

Puluhan guru honorer mendesak Pj Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman, membatalkan hasil Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) untuk pengangkatan ASN guru yang dinilai sarat kecurangan
Rabu, 17 Januari 2024 - 11:03 WIB
Saat di Buton Selatan luapkan emosinya di depan Kantor Dinas Pendidikan Buton Selatan
Sumber :
  • Jamil Azali

Buton Selatan, tvOnenews.com - Puluhan guru honorer mendesak Pj Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman, membatalkan hasil Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) untuk pengangkatan ASN guru yang dinilai sarat kecurangan. Mereka juga meminta Presiden Jokowi dan Menteri Pendidikan turun tangan mengevaluasi sistim seleksi penerimaan ASN jalur PPPK di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.

"Ada temuan kami data-data guru yang masa magangnya baru 1 tahun, 1 tahun lebih sudah ikut seleksi dan lulus padahal dalam aturannya harus minimal 3 tahun, jadi kami meminta Panselda untuk membatalkan SKTT karena kami anggap penilaiannya tidak obyektif dan tidak transparan, bahkan saat kami tanya siapa pengujinya mereka tidak mau sebutkan katanya ini rahasia," ungkap Indriyani, salah satu guru honorer yang ikut dalam unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tuntutan ini disampaikan saat puluhan guru honorer berunjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Buton Selatan, Selasa (16/1/2024) yang berlangsung ricuh. Puluhan pengunjuk rasa nyaris bentrok dengan aparat.

Kericuhan terjadi di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan. Massa pengunjuk rasa terlibat aksi saling dorong dengan aparat hingga nyaris terjadi jotos. Kericuhan juga dipicu puluhan guru honorer yang kecewa tidak dapat bertemu Kadis Pendidikan karena diduga sengaja menghindari bertemu pengunjuk rasa. 

Massa kemudian berupaya menyegel pintu kantor menggunakan balok kayu namun dihalangi aparat. Beruntung kericuhan tidak berlangsung lama.

Massa aksi menuding puluhan guru honorer yang tidak memenuhi syarat sengaja diloloskan dengan mendongkrak nilai SKTT, akibatnya sebanyak kurang lebih 80 guru honorer yang sudah mengabdi sebagai guru honorer hingga 12 tahun tidak lolos meski memenuhi syarat penilaian.

Dalam unjuk rasa tersebut massa menuntut Pj Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman membatalkan nilai SKTT yang sudah diumumkan. Guru honorer juga meminta Presiden Jokowi mengevaluasi sistim penerimaan ASN jalur PPPK di daerah khususnya Buton selatan yang selama tiga tahun terakhir selalu diwarnai kecurangan.

Indriyani juga mengatakan para guru honorer berharap agar Presiden Jokowi dapat mengevaluasi sistim penerimaan ASN jalur PPPK di Buton Selatan sebagaimana diketahui  sudah 3 tahun seleksi ASN di Buton Selatan selalu diwarnai kecurangan.

"Harapan kami kepada Bapak Presiden Joko Widodo supaya lebih memperhatikan lagi sistim penerimaan ASN jalur PPPK khususnya di Buton Selatan, seperti kita ketahui sudah 3 tahun ini selalu ada kecurangan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami juga meminta kepada Menteri Pendidikan untuk lebih memperhatikan kami guru honorer yang sudah mengabdi cukup lama namun kenyataan di lapangan mereka yang lulus bahkan baru mengabdi ketika mendengar kabar akan ada penerimaan ASN PPPK, " harapnya," sambungnya.

Usai melakukan unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan dan Kantor Bupati Buton Selatan, massa melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD setempat. Dalam pertemuan tersebut pihak DPRD berjanji akan melakukan rapat bersama Dinas terkait dan Pj Bupati Buton Selatan untuk dimintai klarifikasi serta solusi dari permasalahan tersebut. (jai/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT