News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bendahara Puskesmas Bunuh Diri Dengan Cara Gantung Diri Pakai Tali Ayunan Bayi

korban menghabisi dirinya dengan cara menggantung diri di koseng rumah pakai tali ayunan bayi, pada tanggal 01 Januari 2024, Pukul 13.00 Wita, Asriah (istri korban) pada saat meninggalkan rumah di BTN Pamulang
Selasa, 2 Januari 2024 - 13:33 WIB
Kepolisian mengevakuasi jasad korban yang gantung diri di rumahnya
Sumber :
  • Gusni Kardi

Artikel ini tidak untuk ditiru, jika anda merasa depresi dan berpikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu anda seperti psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental.
Pasangkayu, tvOnenews.com - Bendahara Puskesmas Tike Raya nekat habisi hudupnya dengan cara gantung diri pakai tali ayunan bayi di koseng rumah. Korban nekat habisi hidupnya pada saat istri korban pergi kerja ke rumah sakit bersama anaknya. 

"Saat ini pihak penyidik Reskrim Polres Pasangkayu masih melakukan penyelidikan penyebab korban nekat bunuh diri dengan cara menggantung diri pakai tali," ungkap Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Adrian Batubara, Selasa (2/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adrian Batubara,menambahkan, korban Muh. Ikhsan Ilcham (34) bunuh diri saat istri dan anaknya sedang  tidak berada di rumah. Korban yang tinggal di dalam rumah menghabisi hidupnya dengan cara mengikat tali di koseng rumah. 

"Korban mengikat tali di koseng rumah selanjutnya menghabisi dirinya dengan cara tergantung di koseng rumah, pakai tali ayunan bayi yang ada dalam rumah" ujarnya. 

Adrian Batubara menceritakan kronologis korban menghabisi dirinya dengan cara menggantung diri di koseng rumah pakai tali ayunan bayi, pada tanggal 01 Januari 2024, Pukul 13.00 Wita, Asriah (istri korban) pada saat meninggalkan rumah di BTN Pamulang, menuju RSUD Pasangkayu, untuk bekerja sebagai Perawat honorer di RSUD Pasangkayu.

Sebelum istri dan anaknya pamit peri bekerja, korban meminta istrinya agar mengunci pintu rumah karena dirinya memiliki kunci cadangan yang dipegang. 

Saat istri korban pulang kerja, korban sudah tergantung di tali ayunan bayi di atas kuseng rumah. Istri korban kaget, akhirnya menghubungi warga setempat untuk membantu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian kini sudah melakukan olah TKP dan korban sendiri sudah di visum di rumah sakit untuk diketahui penyebab kematian korban. Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban selain tanda tali yang ada di leher korban.

"Penyebab korban bunuh diri hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak penyidik Reskrim Polres Pasangkayu," tutup Adrian Batubara pada wartawan. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT