News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ReSoPa Target 25 Ribu Relawan Jadi Saksi AMIN di Kota Makassar

Relawan Soelawesi Pejuang Anies (ReSoPA) menargetkan 25 ribu relawan saksi tanpa dibayar untuk pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) di 4.004 TPS di Kota Makassar
Senin, 9 Oktober 2023 - 13:07 WIB
Relawan AMIN (Anis-Muhaimin) deklarasi relawan saksi tanpa dibayar pada pilpres 2024 mendatang
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Relawan Soelawesi Pejuang Anies (ReSoPA) menargetkan 25 ribu relawan yang akan menjadi saksi pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) di 4.004 TPS yang ada di Kota Makassar. 

"Tadi kita menggelar ramah-tamah sekaligus evaluasi, kita menargetkan sebanyak 20 ribu sampai 25 ribu relawan ReSoPA akan terlibat menjadi saksi di semua TPS yang ada di Makassar, mereka siap bertugas di dalam TPS dan di luar TPS," ujar Ketua Umum ReSoPa, Syarief Borahima, dalam acara ramah tamah bersama Korcam dan Korwil ResoPA sekaligus evaluasi kerja para relawan, Senin (9/10/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan, dalam acara ramah tamah sekaligus evaluasi kerja tersebut, hadir sekitar 175 orang dari 153 Kelurahan dan 15 kecamatan yang terdiri dari Korcam dan Korlu ReSoPA. Semua sepakat untuk menggenjot target pelibatan saksi di Makassar dari unsur relawan.

"Kami semua sepakat untuk merampungkan seluruh jumlah saksi yang ditargetkan, untuk pemenangan Amin (Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar)," ungkapnya.

ReSoPA Makassar termasuk dalam simpul relawan Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) yang ikut mendeklarasikan Gerakan Nasional Saksi AMIN Tak Mau Dibayar (GERNAS SATAMAR) di Kota Makassar beberapa waktu lalu. Target pelibatan saksi mereka pun juga termasuk dari deklarasi.

Sementara itu Ketua Umum KoReAn Muhammad Ramli Rahim menyebut bahwa relawan bekerja menjadi saksi dengan ikhlas demi mencapai tujuan yang diinginkan. Ia menilai alokasi dana untuk membiayai saksi bisa menjerumuskan pasangan AMIN yang mereka dukung dalam kepentingan pemodal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makanya kerja-kerja kita adalah terus memperluas gerakan ini, mengajak orang-orang untuk dengan ikhlas terlibat dalam kerja-kerja pemenangan AMIN yang kita yakini dapat membawa perubahan demi Indonesia yang lebih baik," tutup Ketua Umum KoReAn Muhammad Ramli Rahim.

(mnr/asm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT