News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Picis Kayu Ilegal di Sungai Karama Disita

Tim gabungan dari Gakkum LHK, Polisi dan TNI ungkap perdagangan kayu ilegal di Sungai Karama, Mamuju,  Sulawesi Barat (Sulbar), ratusan kayu ilegalpun disita.
Rabu, 4 Oktober 2023 - 11:20 WIB
Proses pengangkutan kayu ilegal di Sungai Karama yang disita tim gabungan
Sumber :
  • Gusni Kardi

Mamuju, tvOnenews.com - Tim gabungan yang terdiri dari Gakkum LHK, Polisi dan TNI ungkap perdagangan kayu ilegal di Sungai Karama, Mamuju,  Sulawesi Barat (Sulbar) Dalam pengungkapan tersebut tim gabungan mengamankan 330 Picis kayu bantalan dari satu orang pengrajin meubel. 

"Pengungkapan perdagangan kayu ilegal di Sungai Karama oleh tim ini berkat laporan masyarakat yang sering melihat pengrajin meubel membeli kayu yang dihanyutkan di Sungai Karama," ungkap Dan Pos Gakum LHK Wilayah Sulbar dan Sulteng, Indra Marinading, saat ditemui di kantornya Rabu (4/10/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra menjelaskan, proses pengungkapan aksi jual beli kayu ilegal di Sungai Karama tersebut memakan waktu yang cukup panjang. Petugas beberapa kali melakukan pemantauan baru bisa mengungkap kasus perdagangan kayu tersebut.

"Untuk mengungkap kasus perdagangan kayu di Sungai Karama tersebut  kami harus merubah metode penyelidikan yang biasanya langsung mendatangi pengrajin meubel, terakhir kami memantau sungai karama," jelasnya.

Selain berhasil mengamankan 330 picis kayu ilegal, Indra mengatakan tim gabungan juga mengamankan dua unit somel berjalan milik 2 orang pekerja kayu.

"Kayu ilegal yang disita oleh tim gabungan tersebut saat ini sudah diamankan di Rubasan Mamuju. Untuk somel bergerak yang ikut diamankan tersebut saat ini masih dititip di Polsek Sampaga karena kondisinya sulit untuk dibawah ke Rubasan Mamuju," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik meubel dan pemilik somel berjalan masih diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Gakkum LHK. Tiga  orang yang diperiksa sebagai saksi tersebut hingga saat ini belum ditetapkan sebagai sebagai tersangka. 

"Dalam waktu dekat penyidik Gakkum LHK akan melakukan gelar perkara. Kalau kasus jual beli kayu ilegal tersebut tersebut terbukti maka kasusnya akan dinaikan. Pengrajin meubel dan pemilk somel berjalan tersebut akan ditetapkan sebagai tersangka," tutupnya (gki/frd) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT