News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

393 Jemaah Haji Kloter 2 Sulsel Tiba di Asrama Haji Sudiang

Sebanyak 393 jemaah haji Sulawesi Selatan Kloter 2 UPG asal Kabupaten Soppeng, Selayar dan Makassar, tiba di Asrama Haji Sudang, Sulsel disambut pihak PPIH.
Kamis, 6 Juli 2023 - 11:58 WIB
393 jemaah haji Sulawesi Selatan Kloter 2 UPG asal Kabupaten Soppeng, Selayar dan Makassar, tiba di Asrama Haji Sudang, Sulsel.
Sumber :
  • Tim Tvone-Wawan Setyawan

Makassar, tvOnenews.com - Sebanyak 393 jemaah haji Sulawesi Selatan Kloter 2 UPG asal Kabupaten Soppeng, Selayar dan Makassar, tiba di Asrama Haji Sudang, Sulsel. Kedatangan jemaah haji disambut tangis haru pihak keluarga.

"Sekira 1 jam selepas landing, jemaah haji tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar tanpa seremoni penyambutan dan penerimaan secara resmi oleh PPIH Debarkasi Makassar," ujar Sekretaris PPIH Makasar, Wahyudin Hakim, Kamis (6/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan ratusan jemaah Sulsel kloter 2 tersebut merupakan kepulangan perdana di Debarkasi Makassar pada musim haji 2023.

Setelah tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, jamaah haji kemudian menuju Asrama Haji Sudiang Makassar.

Ratusan jemaah ini terdiri dari, 248 jemaah asal “Kota Kalong” kabupaten Soppeng, 107 jemaah asal kabupaten Selayar dan 33 jemaah haji dari kota Makassar kemudian diserahkan secara resmi oleh Kepala Bidang Penerimaan Jemaah PPHI Debarkasi Makassar Wahyuddin Hakim kepada PPHI daerah masing-masing.

“Seluruh rangkaian kegiatan kita ubah. Prosesi pemberangkatan dan kedatangan kita persingkat. Kita tidak perlu berlama-berlama. Pelepasan secara formal ditiadakan. Tidak perlu ada sambutan-sambutan. Paspor, koper, dan air zamzam nanti diambil jemaah di daerah masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Eko Nugroho dari tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar yang bertugas dalam proses debarkasi rutin memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH) yang dibagikan kepada jemaah ketika memasuki Aula Arafah Asrama Haji Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ada keluhanta sesampainya di daerah seperti sesak nafas, nyeri tenggorokan, mual bahkan muntah, diare dan kaku tengkuk segera periksakan diri ke Puskesmas terdekat karena dikwatirkan ada penyakit berbahaya yang bapak ibu jemaah haji bawa dari luar,” papar dr. Eko

Jemaah haji tidak perlu kawatir akan pungutan biaya di Puskesmas karena selama 21 hari ke depan, jemaah haji yang baru pulang dari tanah suci masih dalam pemantauan pemerintah sehingga layanan akan diberikan secara gratis meskipun tidak memiliki BPJS. (wsn/ask)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT