News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakek 70 Tahun di Gowa yang Cabuli Anak Tetangganya Berusia 9 Tahun Nyaris Diamuk Massa

Seorang Kakek lansia berusia 70 tahun bernama Udin, warga Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, nyaris diamuk warga.
Selasa, 16 Mei 2023 - 13:25 WIB
Kakek 70 tahun di Gowa Sulawesi Selatan diduga cabuli anak tetangganya sendiri.
Sumber :
  • Tim Tvone-Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Seorang Kakek lansia berusia 70 tahun bernama Udin, warga Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, nyaris diamuk warga setelah ketahuan mencabuli anak tetangganya sendiri yang masih berusia 9 tahun.

"Kejadiannya pekan lalu, di mana pelaku melakukan aksi bejatnya terhadap anak tetangganya sendiri di rumah korban yang saat itu kondisi rumah korban dalam keadaan sepi,” jelas Kanit Jatanras Polres Gowa, Iptu Heri Nugroho, Selasa (16/5/23).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga yang mengetahui perbuatan cabul pelaku langsung mengepungnya, beruntung pelaku segera diamankan warga lainnya agar tidak menjadi bulan-bulanan warga yang sudah tersulut emosi.

Polisi yang menerima laporan dari warga, lansung menuju TKP dan mengamakan pelaku. Namun, banyaknya massa yang mengepung pelaku, membuat polisi kesulitan mengevakuasi pelaku.

Beruntung personil Polres Gowa bersenjata lengkap mampu menghalau warga yang suda tersulut emosi yang hendak menghakimi pelaku, sehingga pelaku berhasil dilarikan ke Polres menggunakan mobil Dalmas milik Polres Gowa.

Pelaku diduga melakukan pencabulan terhadap anak tetangganya sendiri berinisial A-N yang masih berusia 9 tahun.

Kata Heri Nugroho, pelaku awalnya masuk kedalam rumah korban yang saat itu sepi, kemudian pelaku melancarkan aksinya dengan membujuk korban masuk ke dalam kamar, setelah itu pelaku membuka celana korban dan melakukan pencabulan.

"Pelaku mengajak korban masuk ke dalam kamarnya, setelah itu celana korban dibuka dan pelaku melancarkan aksi bejatnya itu,” kata Kanit Jatanras Polres Gowa ini.

Namun, Lanjut Heri, perbuatan pelaku itu ketahuan, saat korban mengeluh kesakitan kepada orang tuanya saat buang air kecil.

"Korban mengadu kepada orang tuanya karena mengeluh kesakitan saat buang air kecil. Dari situlah diketahui jika korban telah dicabuli,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku kini ditahan di unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Gowa untuk dilakukan pemeriksaan.

Dan untuk korban yang didampingi oleh kedua orang tuanya, sementara dibawa ke RS oleh Penyidik PPA Polres Gowa untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut. (itg/ask)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT