News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

15 Hari Tertahan di Pelabuhan Benteng Selayar, Balita Isse Jatuh Sakit

Kapal Tol Laut tertahan di Pelabuhan Benteng Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan selama 15 hari. Hal itu membuat sebanyak 168 penumpang Kapal Tol Laut KM. Sabuk
Sabtu, 7 Januari 2023 - 03:34 WIB
15 Hari Tertahan di Pelabuhan Benteng, Balita Isse Jatuh Sakit hingga 168 penumpang Kehabisan Logistik
Sumber :
  • tim tvone/asril ikhsan

Kepulauan Selayar, tvOnenews.com - Kapal Tol Laut tertahan di Pelabuhan Benteng Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan selama 15 hari. Hal itu membuat sebanyak 168 penumpang Kapal Tol Laut KM. Sabuk Nusantara 27 dan KM Maloli mulai stres. 

Tak hanya itu saja, sejumlah penumpang dewasa serta anak-anak juga alami  jatuh sakit. Hal itu lantaran, kapal yang mereka tumpangi dari pelabuhan Makassar tujuan Reo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa tertahan di pelabuhan Benteng Kepulauan Selayar akibat cuaca buruk pada Desember 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu penyelenggara Pelabuhan Benteng melarang kapal-kapal beraktivitas di perairan Kepulauan Selayar, dan mereka para penumpang memilih tinggal di atas kapal sejak 23 Desember 2022 hingga saat ini, Sabtu (7/1/2023) atau selama 15 hari. 

Namun, dari beberapa penumpang ada cerita pilu dari salah satu penumpang asal Flores, NTT, yang mempunyai balita bernama Isse. Pasalnya, selama kapal tertahan, membuat anaknya yang masih balita jatuh sakit. 

tvonenews

Bahkan, Ibu Sabini juga menceritakan kalau anaknya yang masih balita bukan merupakan satu-satunya anak yang mengalami sakit di atas kapal KM Maloli. Namun ada 3 balita lainnya yang juga mengalami sakit demam saat kapal yang mereka tumpangi terpaksa menunggu cuaca buruk reda di ujung dermaga Benteng Kepulauan Selayar sejak 23 Desember 2022 lalu. 

“Namun saat ini anak-anak mereka sudah mulai agak mulai sehat setelah diberi obat,” kata Ibu Sabini kepada tvonenews.com, Sabtu, (7/1/2023) dini hari.

Kalau anaknya ia akui sakit demam dan mengalami perut kembung, namun sudah diperiksa oleh tim medis yang datang ke kapal melakukan pemeriksaan. Ia hanya berharap agar kapal yang ditumpangi segera berangkat dan sampai ke kampung halaman di Flores NTT secepatnya.


Balita Isse Jatuh Sakit sedang Tertidur di samping Ibunya.

Ada juga penumpang hamil dan telah masuk bulannya untuk melahirkan menumpang di kapal tol laut yang tertahan di pelabuhan  Benteng Selayar akibat cuaca buruk, rencananya ibu hamil ini mau ke pelabuhan Bonerate.

Namun karena kapal  tertahan di pelabuhan Benteng, dia katakan, ibu hamil tersebut bersama keluarganya memilih turun dan melalui jalur darat ke Makassar untuk melahirkan. Setelah sebelumnya mendapat pemeriksaan kesehatan dari tim medis yang didatangkan oleh pihak pelabuhan.

“Selama tertahan dipelabuhan Benteng ini, ada beberapa kali ambulance datang ke kapal dan mengantar orang sakit dan ibu-ibu untuk diperiksa ke Pusat Kesehatan, ada beberapa ambulance ke ujung dermaga sini antar dan jemput penumpang sakit dan tidak enak badan,” katanya. 

Kemudian Wawan yang juga penumpang menceritakan, bahwa selama tertahan akibat cuaca buruk, dari 168 penumpang 2 kapal Tol Laut, sebagian besar  mengaku telah kehabisan bekal logistik dan uang.

“Namun karena adanya bantuan dari donatur Benteng Mas, dalam bentuk makan maka masih ada sedikit stok,” ujarnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, sejumlah penumpang yang ditemui di ujung dermaga Benteng, juga mengaku sudah tidak sabar menunggu pemberangkatan. Kemudian, sebagian mengaku tidak bisa bertahan lagi di Selayar karena sudah terlalu lama meninggalkan keluarga dan pekerjaan.  

“Mohon Pak, kami diberi izin berlayar agar kami segera tiba di kampung halaman kasian,” pinta Hamzah, penumpang KM. Maloli. (ain/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT