Kasus Jual Beli Proyek APBD oleh Istri Bupati Manggarai Digelar Pekan Depan
- Tim TvOne/Jo Kenaru
Lantaran kasus ini, nama Meldiyanti tenar diplesetkan sebagai “Ratu Kemiri” oleh netizen. Itu merujuk pada isi percakapan Adrianus Fridus kepada Meldiyanti melalui aplikasi perpesanan WhatsApp di mana Adrianus menyampaikan bahwa dirinya telah menitipkan uang Rp50 juta melalui salah satu karyawan yang bekerja di toko hasil bumi milik Meldiyanti pada pertengahan Juli 2022.
“Ibu saya telah menurunkan 50 kg kemiri,” bunyi WhatsApp itu.
Adrianus Fridus, kontraktor yang membongkar praktik suap itu menyebut bahwa kesepakatan fee proyek 5% yang dipungut Meldiyanti Hagur disepakati di rumah jabatan Bupati Manggarai.
Dalam pemeriksaan di Polres Manggarai pada 8 September 2022, dia menyebut serah terima uang disaksikan oleh Rio Senta, orang dekat Meldiyanti yang bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manggarai.
Kontraktor yang lain menyebut bahwa kasus yang ditiupkan Adrianus Fridus ini merupakan momentum menguak lebih banyak lagi praktik jual beli proyek APBD yang diduga kuat diatur oleh Meldianti Hagur, Tomy Ngocung dan Wilibrodus Kengkeng.
"Ini kasus kalau diusut tuntas sampai membongkar jejak digital maka akan ditemukan percakapan yang berbau jual beli proyek dan fee yang ditarik oleh tangan-tangan kuat orang sekitaran bupati," beber seorang kontraktor seraya meminta agar identitasnya dirahasiakan. (jku/ree)
Load more