News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Toko Online Sebabkan Remaja Mudah Beli Senjata Tajam yang Gunakan untuk Tawuran

Kombes Pol Komarudin tuturkan bahwa kebanyakan senjata tajam yang digunakan oleh kelompok tawuran didapat dari hasil membuat sendiri dan membeli di toko online.
Kamis, 22 September 2022 - 22:11 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menuturkan bahwa kebanyakan senjata tajam yang digunakan oleh kelompok tawuran didapat dari hasil membuat sendiri dan membeli di toko online.

"Senjata yang digunakan mereka, dari barang bukti yang kami dapatkan itu ada yang dibuat sendiri menggunakan besi plat.
Nah kemudian ada yang memang seperti yang kita lihat saksikan bersama, mereka beli secara online," ucap Komarudin, Kamis (22/9/2022).

Dia mengatakan, banyak kegiatan jual beli senjata tajam di toko online dengan dalih hanya untuk pajangan dan koleksi. Namun, menurut Komarudin itu hanyalah alibi yang dibuat-buat.

"Ini yang di era keterbukaan, era kemudahan teknologi seperti sekarang ini banyak digunakan oleh anak-anak kita untuk membeli barang-barang yang digunakan bahwa dengan alasan bahwa itu hanya koleksi dan lain sebagainya," lanjutnya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat untuk ikut berperan dalam mengawasi aktivitas jual beli senjata. Sehingga potensi untuk terjadinya tawuran dapat segera diminimalisir.

"Manakala di sosial medianya masing-masing  ada informasi, ada iklan, ada tawaran ya segera informasikan kepada kami, untuk kita segera telusuri," ucapnya.

"Artinya upaya- upaya pola-pola pencegahan terus kita lakukan sehingga kita bisa meminimalisir, menekan, membatasi, mempersempit ruang gerak mereka yang akan coba-coba tawuran," sambung dia.

Sebab, menurut Komarudin, kegiatan jual beli senjata tajam maupun senjata api di toko online secara bebas tidak dibenarkan.

"Karena itu tentunya tidak dibenarkan menjual barang-barang sajam senpi secara bebas," tegasnya.

Dia mengapresiasi bila masyarakat berperan aktif dalam mengawasi adanya potensi tawuran di wilayahnya masing-masing.

Dia juga berharap, masyarakat berani melaporkan kepada kepolisian terkait kegiatan yang mencurigakan.

"Kami mengapresiasi (laporan), ini yang kami harapkan, jadi masyarakat Jakarta pusat silakan laporkan videokan, fotokan, informasikan kepada kami lokasinya dimana sehingga petugas kami yang selalu mobile pada malam hari segera bisa mengantisipasi, jangan menunggu mereka tawuran dulu," kata Komarudin.

"Kami juga terus melakukan upaya berselancar di dunia maya, kita terus memantau kegiatan karena pola mereka tawuran itu saling undang saling tantang, ada beberapa akun yang memang masih kami pantau," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Media sosial sering menjadi pemicu terjadinya tawuran. Berdasarkan kasus-kasus sebelumnya, latar belakang aksi tawuran diawali dengan saling mengejek atau menantang di media sosial.

Oleh karena itu, patroli media sosial juga giat dilakukan oleh aparat kepolisian. Hal ini guna memantau aktivitas kelompok-kelompok yang berpotensi akan melangsungkan aksinya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengungkapkan, sebanyak 16 akun media sosial yang terdeteksi berada di Jakarta Pusat dipantau aktivitasnya oleh mereka.

"Total terakhir ada 16 akun yang kami pantau terus aktivitasnya, komunikasinya,  informasi-informasinya yang disebarkan dan 16 ini diduga kelompok-kelompok yang memang sering melaksanakan aksinya," ucap Komarudin, Kamis (22/9./2022).(rpi/ppk)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT