News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Temukan Bom Jenis Mortil di Kampchina Abepura

Polsek Abepura merespon laporan warga terkait ditemukannya bom jenis Mortil bertempat di seputaran Kampchina, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Senin (4/7/2022) siang. Bom jenis Mortil yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan peninggalan Perang Dunia yang ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Agustinus (34).
Selasa, 5 Juli 2022 - 13:11 WIB
Gegana Sat Brimob Polda Papu mengevakuasi Bom jenis Mortil
Sumber :
  • Tim Tvone-Hendi Indrajaya

Jayapura, Papua - Polsek Abepura merespon laporan warga terkait ditemukannya bom jenis Mortil bertempat di seputaran Kampchina, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Senin (4/7/2022) siang. Bom jenis Mortil yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan peninggalan Perang Dunia yang ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Agustinus (34).

"Merespon laporan tersebut anggota kemudian mengecek lokasi dan melakukan sterilisasi TKP agar masyarakat tidak mendekati, kemudian menghubungi pihak Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk menanganinya lebih lanjut," ujar Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat dikonfirmasi, Kapolsek membenarkan adanya penemuan bom jenis Mortil tersebut usai pihaknya merespon laporan warga dan mendatangi lokasinya.

Foto : Bom Jenis Mortil

Kapolsek mengatakan, berawal sekitar Pukul 12.00 Wit, saksi sedang membersihkan parit di belakang rumah bapak Jhon Fere, kemudian menemukan bom Jenis Mortil tersebut di atas parit. Atas temuan itu saksi kemudian melaporkannya ke Polsek Abepura.

Lebih lanjut kata Kapolsek, tak lama kemudian tiba Tim Gegana Polda Papua yang dipimpin Waka Subden Jibom Polda Papua Ipda Syahrul Mubarak di TKP, kemudian melakukan USO (Penanganan Bahan Peledak Peninggalan Perang Dunia).

"Dan dari hasil USO diketahui Bom tersebut merupakan jenis Mortil dengan berat 0,05 Kg dan Panjang 37 Cm serta Lebar 6 Inchi. Tim kemudian mengamankan Bom Jenis Mortil tersebut di ke Mako Sat Brimob Polda Papua guna pemeriksaan lebih lanjut," terang Kapolsek.

"Dari hasil penanganan Tim Gegana Polda Papua, bahwa bom tersebut adalah jenis Mortil peninggalan perang dunia dan dari USO yang dilaksanakan diketahui bahwa berat bom tidak sesuai dari berat aslinya sehingga dimungkinkan isi dari bom Jenis Mortil tersebut telah dikeluarkan," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek pun mengimbau kepada masyarakat kota Jayapura khususnya di Distrik Abepura, apabila menemukan bom jenis apapun agar langsung melaporkan kepada pihak kepolisian guna ditindaklanjut, sehingga tidak menimbulkan efek yang lebih berbahaya akibat dari salah penanganan bahan peledak.(Hia/Ask)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga

Trending

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Dari Diving hingga Extreme Sports, DXI 2026 Angkat Wisata Petualangan Indonesia ke Panggung Dunia, Ini Potensinya

Di tengah meningkatnya minat global terhadap wisata berbasis pengalaman, DXI hadir sebagai representasi bagaimana industri petualangan dapat dikemas
Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Usai Diperiksa KPK Sebagai Saksi, Khalid Basalamah Ngaku Tak Pernah Berinteraksi dengan Gus Yaqut

Pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Basalamah rampung diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT