News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Geger Warga, Lansia di Nunukan Ditemukan Meninggal Dunia Di Rumahnya

Warga Jalan Pattimura, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia (Lansia) di dalam rumahnya.
Minggu, 28 September 2025 - 00:38 WIB
Bendera putih nampak di pasang di rumah duka di Jalan Patimura, Nunukan
Sumber :
  • Zulkifli Guntur

Nunukan, tvOnenews.com  – Warga Jalan Pattimura, Kelurahan Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia (Lansia) di dalam rumahnya, Sabtu (27/9/2025).

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui bernama Andi Ismail Amal (74) ditemukan meninggal dunia, dengan kondisi tubuh sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.

 

Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh anaknya. 

 

“Awalnya anak korban datang untuk menengok ayahnya. Namun setelah mengetuk pintu berulang kali, tidak ada jawaban. Saat itu tercium bau menyengat dari dalam rumah, sehingga yang bersangkutan berinisiatif memanjat ke lantai dua untuk masuk ke dalam,” ucap Ipda Sunarwan.

 

Dijelaskan, usai berhasil masuk ke dalam rumah, saksi menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa di dalam kamar lantai bawah. Melihat kondisi itu, saksi kemudian menginformasikan kepada anggota keluarga lainnya.

 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga. Almarhum Andi Ismail Amal selama beberapa tahun terakhir diketahui mengidap penyakit jantung dan tinggal seorang diri. 

 

“Anak korban mengungkapkan bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung. Kematian korban diduga akibat sakit dan dinilai wajar,” jelasnya.

 

Kemudian, pihak keluarga sepakat untuk membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan guna proses pemandian jenazah sebelum dimakamkan. Pihak keluarga juga menolak dilakukan visum maupun autopsi dan membuat surat pernyataan resmi.

 

“Pihak keluarga menolak dilakukan visum karena menganggap kematian korban akibat sakit,” kata Sunarwan.

 

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Ini murni kematian wajar,” tutupnya. (zgr/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT