GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Kosabangsa AKPRIND dan STIPRAM Terapkan Teknologi Tepat Tingkatkan Nilai Limbah Organik dan Anorganik

Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat menerapkan Teknologi Tepat Guna untuk meningkatkan produktifitas petani serta peternak, meningkatkan nilai limbah organik serta anorganik, serta meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan.
Rabu, 17 September 2025 - 13:54 WIB
Program Kosabangsa menerapkan Teknologi Tepat Guna untuk meningkatkan produktifitas petani serta peternak, meningkatkan nilai limbah organik serta anorganik, serta meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) menerapkan Teknologi Tepat Guna untuk meningkatkan produktifitas petani serta peternak, meningkatkan nilai limbah organik serta anorganik, serta meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan.

Program Kosabangsa ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Universitas AKRPIND Indonesia melalui tim selaku perguruan tinggi pendamping berkolaborasi dengan tim dari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo sebagai perguruan tinggi pelaksana berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya pengentasan permasalahan yang ada Purwoharjo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Program Kosabangsa adalah salah satu bentuk perwujudan komitmen pembangunan dari pemerintah bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk menjalankan fungsi kewajian pengabdian, dan itu langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Dr. Edhy Sutanta selaku ketua tim pendamping. 

"Program kosabangsa ini bertujuan untuk mempertemukan perguruan tinggi dan masyarakat, modelnya adalah kolaborsi untuk mengatasi malah disana (Purwoharjo)," terangnya.

Edhy menjelaskan kegiatan Kosabangsa diawali dengan kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh lurah dan staf pemerintah desa Purwoharjo, Tim Pendamping dari Universitas AKPRIND Indonesia, Tim Pelaksana dari STiPRAM, serta kelompok mitra yaitu Kelompok Tani Ternak Ngudi Makmur Purwoharjo dan Pokdarwis Desa Purwoharjo. 

Sosialisasi tersebut fokus pada pemaparan rencana kegiatan sekaligus menjadi forum dengar pendapat dari seluruh pemangku kepentingan agar TTG dan progam pelatihan dapat menjadi solusi dari permasalahan mitra.

"Program Kosabangsa ini merupakan kegiatan kolaboratif untuk menerapkan Teknologi Tepat Guna yang dibuat oleh perguruan tinggi untuk bisa langsung bermanfaat bagi masyarakat atau yang lebih luas," jelasnya.

Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktifitas petani serta peternak, meningkatkan nilai limbah organik serta anorganik, dan meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan. 

Penerapan TTG memang dirancang untuk berdampak pada sektor potensial melaui mitra-mitra terpilih. "TTG yang dipilih harapannya bisa meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kualitas wisatawan secara langsung, itu tujuan diterapkannya TTG," ujar Edhy.

Ia menjelaskan Kelurahan Purwoharjo yang terletak di Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi yang dapat memberikan manfaat yang luas antara lain pertanian, peternakan, dan pariwisata (desa wisata). 

Potensi tersebut belum sepenuhnya dikonversi menjadi manfaat karena kondisi alam yang tidak menguntungkan, sumber daya manusia yang belum cakap, dan tidak tersedianya teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. 

Hal tersebut dapat dilihat dari fakta bahwa Purwoharjo adalah kelurahan dengan tingkat kemiskinan ekstrim dan ketersediaan air yang terbatas dengan kualitas yang tidak aman untuk konsumsi.

Novi Irawati selaku ketua tim pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan teknis seperti penggunaan/perawatan TTG dan peningkatan kapasitas mitra menjadi langkah utama untuk mewujudkan tujuan program Kosabangsa. Pelatihan teknis meliputi operasionalisasi/perawatan TTG agar mitra secara mandiri dalam mengoperasionalkan dan merawat teknologi tersebut.

 "Kemandirian dan inovasi adalah tujuan dari dilaksanakannya pelatihan. Harapannya masyarakat bisa mengerti bagaimana pengunaan teknologi dan merawatnya, harapannya mereka bisa terinspirasi dan mengembangan sendiri teknologi yang berguna untuk pekerjaan atau hidup mereka" jelasnya. 

tvonenews

Selain aspek peningkatan produktivitas petani dan peternak dengan fokus teknologi irigasi, pakan ternak, dan pengolahan kompos, aspek pengelolaan limbah anorganik dan peningkatan kualitas berkunjung wisatawan melalui teknologi pencacah limbah anorganik dan sensor kualitas air layak konsumsi menjadi fokus penerapan teknologi Kosabanga ini.

Selanjutnya, Novi juga menjelaskan bahwa Kosabangsa tidak hanya semata penerapan teknologi tepat guna tetapi juga peningkatan kapasitas mitra. Topik pelatihan yang disampaikan yaitu peningkatan nilai/pengolahan bahan makanan lokal, manajemen pengelolaan/pengembangan destinasi, pemetaan atraksi desa wisata, serta pelatihan upcycling produk kerajinan dari bahan sisa pohon kelapa. 

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya kreatif masyarakat. Paparan yang diberikan diharapkan bisa membuka wawasan terkait manajemen prima dan inovasi produk terutama bahan sisa dari kelapa yang kami harapkan bisa memiliki nilai seni dan berkualitas ekspor" tambah Novi.

Di sisi lain, pelatihan upcycling merupakan pelatihan tindak lanjut dari teknologi yang diterapkan. Sampah anorganik dan organik merupakan permasalahan yang tidak dapat dihindarkan dari dijalankannya usaha kepariwisataan. Peningkatan nilai dari produk sisa atau limbah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mitra agar dapat penciptakan produk yang bernilai seni dan jual tinggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerapan teknologi sensor kualitas air dan penyaring air merupakan komitmen tim untuk menciptakan kualitias berwisata yang maksimal, hal tersebut didasari karena air yang berada di Purwoharjo memiliki kandungan kapur yang tinggi. 

"Dalam rangkaian program ini, kami berharap masyarakat bisa mandiri dan mengembangan sendiri produknya ke level yang lebih tinggi" pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT