GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepanjang 2024, Hanya 1 Kasus Terkait Perempuan-Anak yang Diproses Sampai ke Kejaksaan di Manggarai Barat

Sepanjang tahun 2024 lalu, SatResKrim Polres Manggarai Barat terima 32 kasus terkait perempuan dan anak. namun hanya 1 kasus yang diproses sampai kejaksaan.
Senin, 3 Maret 2025 - 15:05 WIB
Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya
Sumber :
  • Vera Bahali

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur - Sepanjang tahun 2024 lalu, Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat menerima 32 laporan kasus terkait perempuan dan anak. Dari semua itu, hanya satu kasus yang sudah diproses sampai ke pkejaksaan, hingga awal tahun ini.

Hal ini dikonfirmasi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya. Ia mengatakan salah satu faktor banyaknya kasus tidak dilanjut karena pelapor dan terlapor memutuskan untuk damai. Faktor lain karena terkendala jarak tempuh yang jauh, dan pelapor dan terlapor yang susah memenuhi panggilan penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 32 kasus yang dilaporkan, terdapat 5 laporan terkait persetubuhan anak di bawah umur, 6 laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga, 17 kasus penganiayaan, dan terkait penelantaran, perdagangan orang, pelecehan seksual, dan pengeroyokan masing-masing 1 laporan. Kasus yang telah selesai pemberkasan dan diserahkan ke kejaksaan, terkait kasus persetubuhan anak di bawah umur.

"Ada kemarin kasus persetubuhan anak di bawah umur, tersangka sudah ditahan. Memang katanya sudah damai, ada surat damainya, tapi sesuai petunjuk Polda NTT, itu nanti dilampirkan pada berkas saja. Jadi itu nanti menjadi pertimbangan hakim untuk memutuskan perkara itu mau berapa tahun," lanjut Lufthi.

Sementara itu, Koordinator Justice, Peace, and Integrity of Creation (JPIC) SSpS Flores Barat, Sr. Frederika Tanggu Hana, SSpS mengatakan ada 18 kasus perempuan dan anak yang dimediasi oleh pihaknya selama tahun 2024. Frederika menilai, semua proses hukum kasus tersebut terbilang lamban dan mempengaruhi psikologis korban.

"Yang kami lihat, proses kasusnya lambat sekali, bisa sampai 1 tahun, pada umumnya 8-9 bulan baru ada penetapan tersangka. Korban sering akhirnya putus asa karena jenuh dan tidak mendapat kepastian selama prosesnya," kata Sr. Frederika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia melanjutkan, kasus yang melibatkan perempuan dan anak sering berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan. Upaya mediasi ini, lanjut Frederika, bahkan sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Biasanya dilakukan mediasi secara adat lalu penyelesaiannya berupa denda uang dengan jumlah tertentu yang diberikan pihak pelaku kepada korban. Upaya seperti ini bahkan terjadi pada kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang sebenarnya tidak dibenarkan secara hukum," terang dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT