GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahan Belum Dibayar, Warga Kupang Segel Lokasi Pembangunan Bendungan Tefmo Manikin

Penyegelan lahan ini berdampak pada dihentikannya pekerjaan pembangunan Bendungan Tefmo Manikin, karena jalan masuk ke lokasi pembangunan bendungan telah dipagari warga.
Senin, 14 Februari 2022 - 13:45 WIB
Blok 4 proyek Bendungan Tefmo Manikin, Kupang, NTT
Sumber :
  • Frits Floris

Kupang, NTT - Warga Desa Baumata, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur melakukan aksi penyegelan lahan milik warga yang digunakan untuk pembangunan bendungan Tefmo Manikin yang merupakan salah satu pembangunan strategi nasional pemerintahan Joko Widodo.

Penyegelan lahan ini berdampak pada dihentikannya pekerjaan pembangunan Bendungan Tefmo Manikin, karena jalan masuk ke lokasi pembangunan bendungan telah dipagari warga. Akibatnya truk-truk pengangkut material pembangunan tidak bisa memasuki lokasi proyek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga menyegel lahan karena hingga saat ini tanah mereka yang digunakan untuk pembangunan Bendungan Tefmo Manikin belum juga teralisasi ganti rugi. Padahal pembangunan sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu, dan warga hanya diberi janji-janji palsu oleh Balai Wilayah Sungai NT II, NTT.

"Kami bukan tolak pembangunan, namun kami menuntut hak ganti rugi lahan kami yang digunakan untuk pembangunan bendungan," kata Danel Baitanu seorang tokoh setempat.

Daniel Baitanu yang merupakan warga Desa Baumata Timur, kesal dengan janji-janji ganti rugi lahan mereka. Padahal, sebelum adanya pembangunan bendungan, lahan tersebut merupakan lahan pertanian dan perkebunan, serta lahan tanaman pakan ternak.

"Warga akan tetap melakukan aksi penyegelan lokasi bendungan hingga janji ganti rugi lahan warga terealisasikan," ujar daniel.

Akibat adanya aksi penyegelan, aktivitas pembangunan terpaksa dihentikan, dan dalam lokasi proyek pembangunan sama sekali gidak ada pekerja yang melakukan aktivitas. Pasalnya material untuk pembangunan bendungan tidak ada, karena lokasi telah disegel warga, sehingga truk-truk pengangkut material tidak bisa masuk ke lokasi proyek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bendungan Tefmo Manikin yang berada di 8 desa di Kabupaten Kupang, NTT memiliki luasan 293 hektar, rencananya mampu memenuhi kebutuhan irigasi pertanian 310 ha, dan juga sebagai pengendali banjir didataran Manikin serta menjadi obyek pariwisata.

Namun proyek strategi nasional yang telah dikerjakan sejak 3 tahun silam dengan anggaran Rp 2 triliun yang bersumber dari APBN Murni ini masih menyimpan persoalan, yakni persoalan ganti rugi lahan warga di 8 desa yang hingga saat ini belum teralisasikan juga. (frits floris/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT