News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Kotawaringi Timur Berhasil Ungkap Identitas Mayat Wanita yang Ditemukan Mengambang di Parit

Hanya dalam hitungan beberapa jam, identitas mayat wanita yang ditemukan mengambang disebuah parit di Jalan Pelita Barat, Sampit, Kalimantan Tengah, akhirnya terungkap.
Minggu, 13 Februari 2022 - 21:36 WIB
Ilustrasi Jenazah
Sumber :
  • Didi Syachwani
Kotawaringin Timur, Kalteng - Hanya dalam hitungan beberapa jam, identitas mayat wanita yang ditemukan mengambang disebuah parit di Jalan Pelita Barat, Sampit, Kalimantan Tengah, akhirnya terungkap.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui bernama Hotma Hutahuruk, usia 52 tahun, warga Jalan Kepodang di komplek Perumnas Pembina. Korban juga diketahui bekerja sebagai seorang ASN dilingkungan RSUD dr. Murdjani Sampit, di bagian laboratorium.
 
Terungkapnya identitas korban ini, setelah pihak keluarga korban mendatangi rumah sakit Murdjni, untuk mengecek mayat wanita tersebut.
 
"Suadara kami ada yang hilang sejak 3 hari yang lalu, setelah kami mendapat kabar adanya penemuan mayat wanita di jalan Pelita Barat, kami langsung mencek mayat tersebut. Ternyata benar, itu saudara kami yang hilang," ungkap Syairul Simanjuntak, kerabat korban, Minggu (13/2/2022).
 
Sejauh ini pihak keluarga korban mengaku belum mengetahui penyebab kematian korban. Tapi dari informasi yang mereka dapatkan dari pihak rumah sakit, dibagian kepala korban ada ditemukan luka.
 
"Katanya luka dibagian kepala korban bahkan sudah ada ulatnya, jadi bisa jadi itu yang menjadi penyebab kematian korban. Sementara untuk dibagian tubuh korban tidak ada ditemukan luka. Informasinya sih demikian, sebab kami sendiri belum melihat langsung kondisi korban," terang Syairul.
 
Bagi Syairul, kematian korban ini telah menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarganya dan keluarga besar warga batak di Sampit.
 
Selama hidupnya korban dikenal memiliki pribadi yang baik dan suka menolong orang yang datang padanya untuk meminta bantuan.
 
Korban hidup di Sampit ini hanya sendirian, sebab suaminya sudah lebih dulu meninggal dunia akibat Covid-19 tahun kemaren. Sementara kedua anaknya tinggal di Medan dan di Kaltim, dan berumah tangga di sana.
 
"Kami semua merasa sangat kehilangan, apalagi saudara kami itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang tragis dan menyedihkan," ucapnya prihatin.
 
Mewakili pihak keluarga, Syairul berharap agar aparat kepolisian bisa mengusut tuntas peristiwa ini, agar kami bisa merasa tenang. Jika kematian korban adalah akibat terjadinya tindak kekerasan atau pembunuhan, semoga pelakunya bisa segera tertangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Kematian korban seperti ini tentunya menjadi tanda tanya bagi kami. Kenapa korban bisa berada di tempat itu, ini benar-benar sudah diluar nalar kami," katanya.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT