News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unggul di 17 dari 24 Distrik, YOJOIN Siap Dilantik

Pasangan calon nomor satu, Yohanis "Anisto" Manibuy dan Joko Lingara, atau yang dikenal dengan YOJOIN, mendeklarasikan kemenangan mereka berdasarkan hasil perhitungan cepat Pilkada Teluk Bintuni.
Kamis, 28 November 2024 - 16:53 WIB
Suasana di kediaman Alfons Manibui, Anggota DPR-RI, dipenuhi euforia setelah pasangan calon nomor satu, Yohanis "Anisto" Manibuy dan Joko Lingara, atau yang dikenal dengan YOJOIN.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Suasana di kediaman Alfons Manibui, Anggota DPR-RI, dipenuhi euforia setelah pasangan calon nomor satu, Yohanis "Anisto" Manibuy dan Joko Lingara, atau yang dikenal dengan YOJOIN, mendeklarasikan kemenangan mereka berdasarkan hasil perhitungan cepat Pilkada Teluk Bintuni. Berdasarkan hasil tersebut, pasangan YOJOIN unggul di 17 dari 24 distrik, menunjukkan dukungan mayoritas masyarakat Teluk Bintuni.

Di tengah kegembiraan masyarakat yang memenuhi kediaman, Yohanis Manibuy memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pendukung dan relawan yang telah bekerja keras untuk mendukung pasangan YOJOIN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengucapkan terima kasih untuk semua pendukung dan relawan yang selama ini bersama YOJOIN, saya dan kaka Joko. Mari kita menjaga kondusivitas di Teluk Bintuni. Jangan dengarkan isu-isu yang kurang tepat dan kurang benar. Kita bersama-sama telah melaksanakan pemilihan ini dengan baik, dan kami siap menunggu penetapan resmi dari KPU," ujar Yohanis Manibuy.

Yohanis juga menegaskan rasa syukurnya atas kepercayaan masyarakat yang telah memberikan suara mereka kepada pasangan YOJOIN. Berdasarkan perhitungan cepat, mereka unggul atas lawan-lawan politiknya.

Sementara itu, Alfons Manibui, selaku tuan rumah dan mantan Bupati Teluk Bintuni, yang sekarang menjabat sebagai anggota DPR-RI, turut memberikan sambutan yang menguatkan pernyataan kemenangan tersebut. Ia mengaku terlibat langsung dalam pengolahan data perhitungan cepat dan menyatakan bahwa dari hasil yang masuk, bisa dipastikan menunjukkan kemenangan YOJOIN.

"Dari data yang ada, suara YOJOIN lebih besar dari suara yang saya dapatkan saat saya menjadi Bupati dulu. Ini bukti kepercayaan masyarakat kepada pasangan Yohanis dan Joko. Walaupun kita belum mendahului KPU, kita bisa dengan yakin mengatakan bahwa YOJOIN telah menang. Sekarang, mari kita tunggu penetapan dari KPU dan pelantikan," ujar Alfons Manibui.

tvonenews

Deklarasi ini menjadi momen bersejarah bagi Teluk Bintuni. Para pendukung YOJOIN yang hadir malam itu pun tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan mereka. Dengan semangat persatuan, Yohanis Manibuy dan Joko Lingara berkomitmen untuk memimpin Teluk Bintuni menuju masa depan yang lebih baik, sembari menyerukan perdamaian dan kondusivitas di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pendukung yang hadir pada saat deklarasi ini tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Baginya, slogan "Saatnya Anisto" sangat tepat selama ini digaungkan. "Kami sudah menunggu momen ini selama sepuluh tahun, mungkin Tuhan sayang, kaka Anisto ini memang harus mencalonkan jadi Bupati Teluk Bintuni. Ini waktu yang sangat mengharukan. Sudah sepuluh tahun saya selalu setia mendukungnya. YOJOIN MENANG!" ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, hasil resmi dari KPU masih ditunggu. Namun, antusiasme masyarakat terhadap kemenangan pasangan YOJOIN telah memberikan energi baru bagi Teluk Bintuni. Dengan dukungan yang begitu besar, YOJOIN siap membawa perubahan positif bagi daerah ini.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT